BERBAGI

SERUI-Kebutuhan BBM di Kabupaten Kepulaan Yapen, terus mengalami peningkatan yang seiring dengan laju perkembangan sema sektor kehidupan di wilayah tersebut. Untuk itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Yapen, Charles Gomar mendukung sepenuhnya penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Serui.

“Setiap tahun mengalami peningkatan permintaan namun persediaan pelayanan SPBU bagi masyarakat di Kota Serui hanya ada satu SPBU saja yang mengakibatkan sering terjadinya antrian panjang,”ujarnya kepada WONE saat ditemui, Senin (17/12) kemarin.

Charles menjelaskan, pihaknya baru saja melaksanakan rapat bersama pihak Pertamina, dimana untuk pasokan BBM ke SPBU disesuaikan dengan permintaan. “Ya kita akan coba untuk bagaimana membuat satu lagi SPBU agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,”kata Yulians Charles Gomar di ruang rapat DPRD Yapen, Serui (17/12).

Sementara itu, perwakilan dari Pertamina Serui, Sebedeus, menjelaskan pihaknya melakukan pengawasan terhadap SPBU dalam penyaluran bahan bakar bersubsidi. “Sebagai negara hukum tentunya pihak Pertamina sebagai penyedia BBM mempunyai hak penuh jika SPBU ada melakukan penyimpangan dalam mengelola BBM bersubsidi. Dan sanksi yang diberikan yakni skors selama dua minggu, atau tidak boleh menjual selama dua minggu,”ujarnya.

Dengan itu ia sangat mengharapkan adanya pengawasan dari pihak pemerintah daerah dan juga dari pihak TNI/Polri agar bisa mengawasi proses pelayanan kepada masyarakat di SPBU.  Ditanyakan soal siapa saja yang bisa membuka SPBU, dari pihak Pertamina sendiri mengatakan semua pihak bisa membangun SPBU asalkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.(her/jog)