BERBAGI

SERUI-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Serui melaksanakan ibadah perayaan Natal tahun 2018 bersama para warga binaan di lingkungan Lapas, Sabtu (15/2).

Ketua Panitia Natal Bersama Lapas Serui, Aristoteles Sangkek, dalam arahan singkatnya mengatakan ibadah natal yang di lakukan ini sangat bermakna khususnya bagi para warga binaan yang sedang menjalankan proses hukum namun itu semua adalah hikmah agarb setiap pribadi menjadi individu yang lebih baik lagi kedepannya saat keluar dari Lapas.

Mewakili Kalapas Serui yang sedang tidak berada di tempat, ia sangat bersyukur karena kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik itu bisa berjalan dengan lancar dan penuh suka cita. “Semua karena anugrah Tuhan dan dukungan dari semua pihak baik itu dari Kalapas dan para pegawai serta dari para warga binaan yang telah bekerja sama untuk menyiapkan ini semua. Ibadah natal malam ini sangat bermakna karena bisa melibatkan semua para warga binaan,”ucapnya.

Ia sangat berharap tali silaturahmi yang sudah terjalain di dalam Lapas bisa terus terjaga karena kita semua merupakan satu keluarga baik itu yang bergama nasrani maupun yang muslim.

Mewakili Bupati, Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen, Alexander Nusst menyatakan sangat terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Lapas Klas II B Serui. Perayaan Natal di Lapas memberikan kesan tersendiri bahwa rasa sukacita menyambut kelahiran Yesus Kristus tidak hanya semata-mata dialami oleh berbagai denominasi gereja, warga jemaat atau organisasi-organisasi kemasyarakatan melainkan dialami pula oleh warga binaan di Lapas Klas II B Serui.

Sesuai dengan thema yang diambil “Yesus hikmah bagi kita semua” menunjukan bahwa Natal membawa kita kepada kebersamaan hidup berupa kepedulian kita bersama khususnya bagi para warga binaan Lapas Serui. “Kelahiran Yesus yang diarayakan malam ini tentunya memberi penguatan, penyegaran iman bagi para warga binaan sekaligus sebagai motivasi rohani dan juga pembenahan diri,”tegas Sekda Nussy.

Untuk itu, Sekda berpesan kepada warga binaan selama menjalani masa tahanan untuk tidak lupa akan Tuhan. “Warga binaan Lapas Serui untuk selalu dapat menunjukan sikap dan perilaku yang baik dan yang terpenting adalah selalu ingat akan Tuhan,”tutupnya.(her/jog)