BERBAGI

SERUI-Untuk memberikan pemahaman kepada nelayan yang mencari ikan lewat jalan pintas yakni menggunakan bahan peledak alias Bom Ikan maka diperlukan sosialisasi secara terus menerus. Menyikapi hal tersebut Babinsa (Bintara pembina desa) Koramil Yaptim, Sertu J.E. Imbiri yang didampingi oleh Kopda Saiful Hak melakukan Komsus (Komunikasi sosial) bersama para nelayan yang ada di Kampung Mereruni Distrik Yapen Timur, Rabu (21/11).

“Cuaca sekarang lagi kurang bagus kalau bisa untuk beberapa waktu kedepan setelah cuaca benar-benar baik baru bisa melaut lagi. Dan yang perlu diingat, jangan menggunakan bom ikan saat melaut karena dapat merusak ekosistem terutama terumbu karang,”ucapnya.

Dengan menggunakan cara bom ikan, Sertu Imbiri menjelaskan bahwa akan membuat insang ikan menjadi sobek dan sebagian ikan akan pingsan. Kemudian ikan yang berada dekat pemboman akan ikut mati dan terapung ke atas permukaan laut. “Ikan-ikan akan mati dan yang tidak di ngkat maka akan membusuk begitu saja di air yamg menyebabkan air laut tercemar dan terumbu karang rusak,”ujarnya.

Untuk itu Sertu J.E. Imbiri meminta agar jangan pernah para nelayan menggunakan bom ikan karena bukan hanya berbahaya bagi diri sendiri tapi kita merusak lingkungan bawah laut. “Ekosisten yang ada di dalam laut merupakan tempat kelangsungan hidup ikan. Dan juga nantinya anak cucu kita yang akan merasakan dampak jika ekosisten laut rusak, serta yang paling terpenting akan membahayakan diri kita sendiri,”tutupnya.(her/jog)