BERBAGI

JAYAPURA-Seorang prajurit TNI dari Batalyon 755 Yalet berpangkat Prajurit Dua (Prada) YA nekat menikam pacarnya Ester Rumaropen dengan menggunakan pisau dapur di kawasan Perumnas III Waena, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (12/11) siang.
Akibat penikaman itu, Ester mengalami luka tikam pada bagian perut dan harus menjalani operasi pencabutan pisau yang tertancap pada perutnya di Rumah Sakit Dian Harapan.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi kepada WONE melalui pesan Whatsapp, Kamis (15/11) membenarkan kejadian itu. Pelaku saat ini telah diamankan di Markas Pomdam XVII/Cenderawasih.
“Pelaku merupakan anggota Yonif 755 Yalet yang tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan di Kenyam, Kabupaten Nduga,” terang Aidi.
Insiden ini berawal dari pertengkaran mulut antara Prada YA dan sang pacar Ester Rumaropen dalam sambungan telepon seluler. Dalam pertengkaran itu, korban memutuskan hubungan asmara dengan Prada YA , lantaran hanya seorang prajurit dua.
Ucapan korban, sambung Aidi, diduga telah menyinggung Prada YA hingga nekat meninggalkan daerah operasi tanpa sepengetahuan komandannya. “Pelaku berangkat ke Jayapura, karena mengetahui sang pacar tengah berada di kost kakaknya di kawasan Perumnas 3 Waena, Kelurahan Yabansai Distrik Heram, Kota Jayapura,” kata Aidi.
Setibanya di rumah kost, lanjut Aidi, Prada YA yang diselimuti amarah langsung mengejar sang pacar hingga menuju kamar mandi. “Prada YA menikam korban di kamar mandi dengan menggunakan pisau dapur yang diperolehnya dalam kost-kostan,” terangnya.
Mantan Komandan Kodim 1702 Jayawijaya ini memastikan akan memproses Prada YA yang dinilai tidak disiplin dan melakukan pelanggaran. Apalagi Prada YA telah meninggalkan daerah operasi tanpa izin pimpinan atau satuan.
“Ini adalah pelanggaran berat, hukumannya bisa sampai pemecatan. Tetapi kita tetap menunggu proses hukum berlangsung,” tegasnya. (ful)