BERBAGI

SERUI-Wakapolres Yapen Kompol. Matius Komboy beserta tim yang terdiri dari Kasat Reskrim Polres Yapen Iptu. Handri Bawiling, Kasubag Ops Bag Ops Polres Yapen, Kaur Binopsal Sat Reskrim, dan anggota Sat Intelkam dan Sat Reskrim menuju ke Kampung Warironi Distrik Telok Ampimoi dengan menggunakan jalur laut yang memakan waktu tempuh kurang lebih tiga jam ini, Kamis pekan kemarin.

Kedatangan tim dari Polres Kabupaten Yapen ini guna meninjau pemalangan Jalan Trans Yapen yang dilakukan oleh masyarakat sekitar dan langsung melakukan pertemuan dengan masyarakat yang dipimpin oleh Arius Taran serta Elimus Arobaya. Pertemuan yang dilakukan di kediaman Elimus Arobaya ini berjalan sesuai dengan harapan, sebab dalam pertemuan ini dilakukan dialog dengan masyarakat yang pada intinya Wakapolres menghimbau kepada masyarakat agar bisa membuka pemalangan jalan dan juga pemalangan di gedung SMP Negeri Warironi.

Mewakili masyarakat Arius dan Elimus menjelaskan alasan pemalangan ini terjadi bentuk kekesalan mereka sebagai masyarakat terhadap Kepala Kampung serta perangkat pemerintahan Kampung. “Kami melakukan pemalangan ini karena Dana Kampung Warironi tahun 2015 tidak jelas di peruntukkannya bagi masyarakat,”ujar Elimus.

Pertemuan yang memakan waktu lama ini memuai hasil namun masyarakat menyampaikan beberapa tuntukan yang mengakibatkan pemalangan ini terjadi. Tuntutan yang di sampaikan oleh pemimpin pemalangan ini adalah pertama meminta agar Kepala Kampung Warironi, yakni Yakonias Aiboi harus diberhentikan dan diganti.

Kedua, masyarakat meminta Kampung Warironi dimekarkan. Ketiga, Kepala Distrik Telok Ampimoi harus melihat persoalan yang terjadi di Kampung Warironi. Dan yang keempat, masyarakat meminta agar Kejaksaan Serui dan pihak Kepolisian harus mengungkap kasus korupsi penggelapan Dana Desa yang terjadi di Kampung Warironi ini.

Sebagai pihak keamanan, Wakapolres Yapen, Kompol. Matius Komboy, mengatakan tuntutan masyarakat tersebut agar dilaporkan dalam bentuk keterangan secara resmi kepada penyidik Sat.Reskrim Polres Yapen.

Hasil pertemuan ini dan mendengarkan secara langsung dari pihak keamanan membuat masyarakat merasa puas dan siap akan memberikan keterangan kepada pihak keamanan. Dari tempat pertemuan para tim dari Polres Kabupaten Yapen langsung melakukan ke lokasi pemalangan di gedung SMP Negeri Warironi untuk dibuka serta pemalangan Jalan Trans Yapen yang dipalang menggunakan kayu balok dan papan juga turut dibuka.(her/jog)