BERBAGI

SERUI-Ketua Dewan Adat (DA) Kabupaten Yapen wilayah II Saireri, Ones Wayoi, bersama Ketua FKUB Yapen Pdt.Marthen Waromi, dan juga Ketua KNPI Yapen, Mika Runaweri, memberikan penghargaan kepada Kapolres Kabupaten Yapen, AKBP Penri Erison yang selama ini sudah berhasil mengayomi seluruh masyarakat di wilayah itu tanpa terkecuali.

“Kami sangat memberikan apresiasi kepada Kapolres Kabupaten Yapen AKBP.Penri Erison beserta jajarannya di Polres Kabupaten Yapen atas kebijakan serta kerja sama yang selama ini dijalani dengan baik dalam mengayomi masyarakat. Sehingga yang kita lihat dan rasakan, adalah terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah adat Kabupaten Yapen,”ujarnya di Mapolres Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (4/10).

Dikatakannya, mewakili seluruh masyarakat adat yang ada di Yapen, ia sangat merasa bangga dan terpanggil untuk bisa memberikan piagam penghargaan kepada Kapolres Yapen yang sangat aktif mengayomi seluruh masyarakat, baik itu Dewan Adat Yapen, FKUB, KNPI, serta seluruh element masyarakat lainnya.

“Kurang lebih 10 bulan sudah AKBP Penri Erison berada di Yapen untuk memimpin Polres Yapen dan selama ini sudah banyak yang telah dikerjakan. Walaupun ada gejolak-gejolak, namun semua itu bisa diatasi dengan ketegasan serta kedekatannya dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Yapen,”tuturnya.

Dalam pertemuan yang penuh dengan suasana keakraban ini, terlihat ekspresi Kapolres Yapen AKBP Penri Erison yang begitu terharu dengan apa yang diberikan Dewan Adat Yapen untuk dirinya. “Ini merupakan hal yang begitu berharga dan istimewa luar biasa tanpa ternilai harganya. Saya mewakili keluarga dan para anggota di Polres Yapen memberikan apresiasi dan juga penghargaan setinggi-tingginya atas apa yang diberikan kepada kami,”papar AKBP Penri Erison.

Kapolres mengatakan, semua yang dsudah dikerjakan oleh pihak Kepolisian di Kabupaten Kepulauan Yapen adalah tugas Negara yang harus dilaksanakan guna mengayomi masyarakat. Ini juga berkat kerja sama antara pihak kepolisian dan semua masyarakat yang sama-sama menciptakan kondisi yang selalu aman dan kondusif.

“Sebagai insan Bhayangkara kami bekerja sesuai dengan aturan dan sebagai tugas kami yang diamanatkan oleh Negara. Dan tugas yang kami laksanakan biarlah masyarakat yang menilai sesuai dengan apa yang mereka lihat serta rasakan,”kata Kapolres Yapen.

AKBP Penri Erison menambahkan, Piagam memang benda mati tetapi sangat bermakna bagi yang menerimanya, dan sebagai Kepala Kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Yapen tentunya penghargaan ini sebagai tanda bahwa masyarakat juga milik Polri, dan sebaliknya Polri milik masyarakat.

“Tentunya ini sangat menggambarkan kalau masyarakat yang ada di Yapen telah mencintai Polri dan Polri juga telah dekat dengan masyarakat Yapen yang berada di kota zona damai ini,”ungkapnya.(her/jog)