BERBAGI

SERUI-Dalam upaya meningkatkan kualitas program jaminan sosial yang dikelola oleh dua lembaga yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, maka dibutuhkan sinergi yang kuat antara keduanya dan para mitra kerja lainnya.

Hal tersebut dilakukan oleh BPJS Kabupaten Kepulauan Yapen dengan mensosialisasikan kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) di lingkungan Polres Yapen, Selasa (2/10).

Kapolres Kabupaten Kepulauan Yapen, AKBP Penri Erison mengatakan, sosialisasi ini memberikan informasi kemudahan dalam berobat dan sangat membantu karena bukan hanya jaminan anggaran yang disiapkan oleh BPJS namun jaminan lainpun disiapkan guna memberikan pelayanan dalam berobat jalan ataupun rawat inap.

“Sosialisasi ini untuk menjelaskan bagaimana kita, apalagi sebagai polisi mudah dalam melakukan pelayanan kesehatan baik untuk diri sendiri maupun untuk keluarga kita yaitu istri serta anak,”kata Kapolres Yapen.

Kata Kapolres, dengan adanya kartu KIS ini sangat membantu para masyarakat termasuk kepolisian dalam melaksanakan tugasnya yang begitu padat. “Jadi tiap bulan gaji anggota akan dipotong sesuai dengan kategori yang akan digunakan, itu sudah otomatis akan terbantu di saat kita akan berobat dan pemotongan itulah yang akan digunakan nantinya,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Yapen, Gayus Wainaribaba, dalam kegiatan tersebut menyampaikan manfaat dari pelayanan BPJS disaat sedang sakit. “Banyak yang akan didapatkan baik itu dalam pelayanan berobat, nginap di rumah sakit sampai dalam mengambil obat yang akan di berikan secara gratis kepada kita,”jelasnya,

Dalam UU Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Gayus menjelaskan manfaat jaminan kesehatan berupa pelayanan kesehatan yang mencakup promotif, preventif dan rehabilitatif, termasuk obat dan bahan medis habis pakai yang digunakan.

Selain itu dijelaskan ada pelayanan kesehatan yang tidak dijamin program JKN-KIS diantaranya pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagai aturan dalam peraturan yang yang berlaku.

“Pelayanan dijamin pada tingkat pelayanan pertama dan pelayanan tingkat lanjutan, asal peserta mematuhi ketentuan yang ditetapkan,”imbuhnya.(her/jog)