BERBAGI

Tim Kemenkes RI Melakukan Survey Langsung ke Kabupaten Yapen

SERUI-Sesuai dengan amanat UUD dan peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2016 di jelaskan bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan dasar secara berkesinambungan, perlu ditetapkan Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Praktek Mandiri Dokter dan Praktek Mandiri Dokter Gigi.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Yapen sangat mendukung dan mendorong apa yang dilakukan atau diperjuangkan oleh Dinas Kesehatan Yapen agar tercapainya pelaksanaan Akreditasi Puskesmas. “Akreditasi Puskesmas sangat di perlukan untuk pemberian pelayanan publik yang berkualitas serta mampu memberikan kepuasan bagi pelayanan masyarakat,” ungkap Sekda Yapen Alexander Nussy di sela-sela acara pembukaan Survey Akreditasi Puskesmas Warari, Senin (24/9).

Alex menambahkan upaya yang dilakukan ini tentunya menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Daerah terutama oleh Dinas Kesehatan setempat.”Untuk Kepala Dinas Kesehatan Yepen saya sangat berharap agar semua Puskesmas yang berada di daerah ini dapat terakreditasi keseluruhannya melalui tahapan dan ketentuan yang berlaku di Kementerian Kesehatan, untuk menjadikan pelayanan yang berkualitas dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,”harapnya.

Samsul Manda, Tim Surveyor Kemenkes RI yang datang langsung untuk melakukan survei di Puskesmas Warari ini mengatakan untuk mendapatkan akreditasi tentunya melalui beberapa tahapan yang harus dinilai dan itu semua harus melalui prosedur.

Ia mengatakan tujuan dalam mengakreditasi Puskesmas adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, perlindungan bagi SDM kesehatan masyarakat dan lingkungannya dan meningkatkan kinerja FKTP dalam pelayanan masyarakat melalui peningkatan dan pembinaan mutu kinerja.

Kepala Puskesmas Warari, dr.Ema Suranta Sitepu saat ditemui oleh wartawan WONE, mengaku sangat berharap agar dengan dilakukannya kegiatan ini Puskesmas yang berada di Kampung Warari mendapatkan Akreditasi karena semua persyaratan telah dipenuhi.

“Kita selama ini telah melaksanakan tugas sesuai dengan aturan, dan semua persyaratan telah kami penuhi untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,”kata Kepala Puskesmas Warari.

Dalam Puskesmas Warari ini terdapat 64 petugas dari berbagai bidang masing-masing dengan waktu kerja dari hari Senin hingga hari Sabtu. Dengan kondisi Puskesmas yang telah direhap ini tentunya masih ada beberapa halangan yang dihadapi baik itu dalam pelayanan maupun fasilitas.

“Kami ada 21 jenis pelayanan Kesehatan dalam gedung dan luar gedung yang ada di Puskesmas Warari, termasuk 2 pustu dan 1 Polingkam. Namun kami juga masih kekurangan yaitu ruang rapat serta ruang tunggu masyarakat atau pasien yang datang untuk berobat,”paparnya.

Kadis Kesehatan Yapen dr.Efraim Alosius Osok sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Puskesmas Warari guna mendapatkan akreditasi. ” Kami dari Dinas Kesehatan sangat senang karena ada lagi Puskesmas di Yapen yang sedang di survei untuk bagaimana bisa akreditasi, tentunya ini bagian dari melakukan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat,”imbuhnya.(her/jog)