BERBAGI

Ajak Pemuda Giat Positif, Minta Dukungan Senior Lapago

Foto Bersama Ketua panitia pelaksana (Panpel) La Pago Cup I, Nani Kotouki didampingi Ketua I, Ricki Gombo, Sekretaris Agus Kogoya, Kordinator Pertandingan Danny Tabuni, bendahara, Okky Mabel serta Walli Wonda dan Kandison Wonda selaku Pengarah beserta sejumlah tokoh muda La Lapago.

JAYAPURA – Turnamen Sepakbola La Pago Cup I yang digagas perhimpunan pemuda wilayah La Pago, Papua yang ada di Kota Jayapura dan sekitarnya siap digelar.

Ketua panitia pelaksana (Panpel) La Pago Cup I, Nani Kotouki didampingi Ketua I, Ricki Gombo, Sekretaris Agus Kogoya, Kordinator Pertandingan Danny Tabuni, bendahara, Okky Mabel serta Walli Wonda dan Kandison Wonda selaku Pengarah beserta sejumlah tokoh muda La Lapago lainnya, menuturkan, pelaksanaan turnamen sesuai jadwal bakal dilakukan pada bulan Oktober 2018 mendatang.

“Awalnya  kita agendakan turnamen La Pago Cup akan dimulai pada 21 September. Hanya saja, pak Gubernur yang telah menyatakan siap membuka turnamen masih berhalangan dan akan siap membuka turnamen sesuai waktu yang kembali dijadwalkan itu,” kata Nani Kotouki.

Senada wakil ketua I, Ricki Gombo yang menyebut turnamen sepakbola ini resmi dari dari pemuda La Pago yang pertama kalinya digelar. Menurut dia, salah satu tujuan dari digelarnya turnamen berita itu adalah untuk mengajak generasi muda Papua, khususnya pemuda La Pago untuk mulai berpikir positif dalam hal olahraga sepak bola. Selain itu menjalin komunikasi dan kekompakan antara anak daerah di Papua.

“Selain itu juga bagaimana kita juga mau menghilangkan stigma pemuda La Pago yang selama ini relatif dianggap berada dijalan yang salah, yang sering mabuk dan lainnya. Kita mau tunjukan watak dan sesungguhnya kepribadian anak Papua yang suka kegiatan positif khususnya dari La Pago,” ujarnya.

Dia tambahkan, turnamen La Pago Cup ini adalah murni konsep dan gagasan pemuda La Pago yang ada di Jayapura dan sekitarnya. Terlihat juga dari susunan kepanitiaan yang berasal dari seluruh kabupaten di wilayah La Pago.

“Kami juga mau sampaikan kalau turnamen ini murni sepakbola dan tidak ada sedikitpun muatan politis didalamnya. Harapan kami salahsatunya, dengan turnamen ini, akan ada talenta yang muncul untuk mendukung program pemerintah dalam hal ini pelaksanaan PON Papua tahun 2020,” papar Ricky Gombo.

Senada Kordinator Pertandingan La Pago Cup I, Danny Tabuni yang menyebut, selain kedepan menghasilkan outpun pemain sepabola yang andal dari Bumi Cenderawasih, turnamen juga guna menjalin kekompakan antara anak daerah di Papua.

“Untuk peserta juga adalah perwakilan tim yang ada di Tanah PAPua. Kita sudah buka pendaftaran sejak 17 Agustus-9 September lalu. Hingga kini sudah ada 18 tim yang mendaftar. Ada juga tim undangan semisal Emsik dan Volta. Untuk tempat pertandingan, kami akan memakai tiga lapangan  yakni lapangan Emsik, Volta dan Mahacandra Uncen. Kegiatan direncanakan berjalan satu bulan,” jelas Danny Tabuni.

Ketua panitia pelaksana (Panpel) La Pago Cup I, Nani Kotouki didampingi Ketua I, Ricki Gombo, Sekretaris Agus Kogoya, Kordinator Pertandingan Danny Tabuni, bendahara, Okky Mabel serta Walli Wonda dan Kandison Wonda selaku Pengarah beserta sejumlah tokoh muda La Lapago saat memberikan keterangan.

Dukungan Senior La Pago, Bentuk Tim Baru

Sementara Walli Wonda selaku Pengarah pada turnamen La Pago Cup I menuturkan, turnamen ini nantinya akan digelar setiap tahunnya. Dirinya juga kembali menegaskan soal turnamen yang murni tak ada kaitan apapun dengan masalah politik.

Menurut Walli, pemikiran membuat turnamen sepakbola La Pago Cup melihat dari banyaknya talenta muda sepakbola di Tanah Papua, yang relatif tak ada tempat menyalurkan bakat mereka karena minimnya kompetisi resmi.

“Kita harus akui kalau akhir-akhir ini sepakbola Papua “Down”. Kami mau sistem sepakbola di Papua ini kita ubah, ada pengalaman dari tahun ke tahun dari laga PSSI tidak memuaskan. Kita ingin bangkitkan kembali sepakbola yang bersih. Karena harga diri kita orang Papua ada di bola,” urainya.

Walli juga menambahkan, pihaknya siap mendukung PON Papua 2020, dimana salah satu output dari turnamen adalah bisa menyumbang atlet sepakbola diajang PON nanti.

Selain itu, lanjutnya, output yang paling juga diharapkan dari turnamen ini, adalah munculnya satu tim baru dari Tanah Papua yang kedepan levelnya sama seperti tim Peripura Jayapura.

“Panitia juga sudah siapkan tim seleksi. Kami siap dukung PON 2020. Harapan kita adalah pak Gubernur yang bakal membuka kegiatan. Turnamen ini outputnya akan kita jadikan tim yang bakal kami daftarkan ke PSSI. Serta tentu talenta yang bisa untuk ikut PON. Kedepan akan jadi turnamen tahunan,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Walli Wonda meminta dukungan semua pihak, terutama para senior dan Kader dari wilayah La Pago untuk menyukseskan turnamen La Pago Cup I yang telah siap digelar tersebut.

“Ini menjadi turnamen resmi pemuda La Pago. Anak dan pemimpin La Pago kita mohon perhatian dan dukungannya. Kita juga sudah mendapat dukungan resmi dari Kepala Suku Wilayah Adat La Pago, bapak Paus Kogoya,” pungkas Walli Wonda. (Cel)