BERBAGI

 

Kerukunan adalah Modal Pelaksanaan Program Pemerintah
Suasana silahturahmi FKUB-LDII di Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa Al-Manshurin, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura

Jayapura – Jalin silahturahmi serta memperkokoh persatuan kerukunan umat beragama di Papua, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua, serta dedominasi Gereja di Kota Jayapura dan 5 pemuka agama lainnya sambangi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua bertempat di Pondok  Pesantren Pelajar dan Mahasiswa Al-Manshurin, Waena, Kota Jayapura.

Kedatangan rombongan pengurus FKUB Provinsi Papua tersebut dipimpin langsung Sekretaris FKUB Provinsi Papua Pendeta TH Pasaribu didampingi pengurus FKUB lainnya, para pendeta dan pemuka agama seperti Katholik, Kristen Protestan, Hindhu, Budha, Ketua PBNU Provinsi Papua, STT GKI IS Kijne, Forkompimda, perwakilan WHO, pengurus Masjid serta para Tokoh Agama dan masyarakat yang berada di Kabupaten/Kota se-Jayapura, Rabu, (19/9).

Dalam acara silaturahim dihadiri sekitar 134 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Provinsi Papua, pengurus  LDII Kabupaten/Kota serta tingkat Pimpinan Anak Cabang. Dalam pertemuan tersebut, terungkap jika kerukunan merupakan hal penting dalam kehidupan beragama berbangsa da bernegara. “Kerukunan adalah hal penting dalam kehidupan, salah satunya toleransi yang kita telah bangun dan laksanakan sekarang ini  merupakan salah satu menciptakan ukhuwah beragama agar saling kenal-mengenal satu dengan lainnya,” kata Ketua DPW LDII Provinsi Papua, Drs. H. Winoto, M.Pd.

Menurut Winoto, konsep yang dibangun adalah membangun jembatan dari pinggir yaitu, berkontribusi, berinteraksi, dan bertoleransi langsung kepada masyarakat, sehingga kalau jembatan ini semakin ketengah, maka semakin bersatu dalam rumah FKUB dan bingkai NKRI.

Sementara itu Ketua Sinode Gereja Misi Kristus Pdt. Dorteys, memberikan apresiasi kepada LDII dan FKUB atas terselenggaranya acara ini karena dapat menghadirkan para pemuka agama dalam menjalin dan memperkokoh tali silaturahim.

“Kesempatan ini juga saya menceritakan bukti nyata kerukunan yang dari dulu sudah kami bangun antara Gereja Misi Kristus dengan Masjid Al-Manshurin yang dikelola LDII ini dan saling berdampingan, mulai dari gotong royong, saling bantu-membantu, saling toleransi dan tolong-menolong disaat masing-masing merayakan Hari Raya maupun ibadah-ibadah lainya,” ujar Pdt. Dorteys.

Dengan toleransi yang telah dilaksakan selama ini diharapkan dapat diikuti oleh semua agama yang ada di Papua supaya kerukunan ini tetap terjaga dan Papua menjadi contoh oleh daerah-daerah lain tentang pengelolaan kerukunan beragama yang ada di Indonesia.

Sambutan Sekretaris FKUB Provinsi Papua Pdt. TH Pasaribu menjelaskan, kerukunan adalah modal dari pelaksanaan program pemerintah, oleh karenaya jika virus kerukunan ini kita sebarkan, maka akan semakin kuat dan kokoh toleransi dan kerukunan itu sendiri.

Dalam pertemuan itu juga diperkenalkan profil perwakilan pemuka agama mulai dari agama Kristen Protestan yaitu Pdt. MPA Mauri, Katolik Pastor Paroki KTDW Barnabas, Hindu Bpk. Wayan, Budha Bpk. Aan , dan Islam  DR. H. Tonny Wanggai yang juga merupakan anggota MRP tahun 2017 – 2022.

Pdt. TH. Pasaribu menjelaskan bahwa acara ini sangat luar biasa, diaman merupakan aplikasi dari kerukunan itu sendiri, tidak hanya teori, terutama setelah kita dengarkan bersama kesaksian dari teman-teman LDII dan umat Kristen bagaimana mereka saling mendukung kerukunan mulai dari awal.

Dengan demikian, penjelasan dari para pemuka agama-agama sangat mencerahkan karena kita saling tau tentang struktur dan profil masing-masing agama tanpa mengesampingkan akidah kita masing-masing, namun menghargai orang lain itu juga prilaku yang sangat luar biasa untuk kokohnya kerukunan umat beragama.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Papua, Winoto menyampaikan, ucapan terima kasih dan selamat datang kepada rombongan FKUB Provinsi Papua beserta para tokoh agama dan pemuka agama dalam acara silaturahim kerukunan umat beragama sekaligus memperkenalkan para pengurus DPW LDII Provinsi Papua.(cr-03/pel)