BERBAGI
PKL dan Pedagang Asongan Wajib Terdata
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Jayapura, Robert LN, Awi, ST.,MT

JAYAPURA – Untuk menertibkan pedagang Kali Lima serta pedagang asongan tersebar di Kota Jayapura, wajib hukumya para pedagan tersebut terdata di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop) Kota Jayapura.

Hal itu tujuanya agar para pedagang bisa bisa awasi, ditata dengan rapi, dan tidak kalah penting lainnya, mereka (pedagang) bisa dibina untuk lebih meningkatkan usaha mereka itu sendiri. “Untuk itu harus kita data keberadaannya dimana saja?, dan apa saja dagangannya?,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Jayapura, Robert LN, Awi, ST.,MT kepada Wartawan baru-baru ini di Kota Jayapura.

Robert LN, Awi menghimbau agar para PKL dan pedagang asongan dengan kesadaran sendiri secara sukarela datang mendaftar ke Kantor Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, untuk mengurus persyaratanya sebagai pedagang di Kota Jayapura, selanjutnya akan dimasukan dalam data base milik Disperindagkop Kota Jayapura sebagai menjadi PKL dan pedagang asongan resmi.

Kadis Perindakop mengatakan, dengan data ini, maka pihaknya akan tahu berapa jumlah PKL dan pedagang asongan berjualan di Kota Jayapura, sehingga dalam hal pengawasan dan pembinaan akan semakin mudah.

Dengan pendataan ini, lanjut Robert LN, Awi, para pedagan akan merasa nyaman ketika berjualan. Tidak akan merasa was-was ketika berjualan di Kota Jayapura.

Sekedar diketahui para pedagang Kaki Lima dan asongan bahwa Perindakop membuka pendaftaran ini akan dimulai pada tanggal 3 September hingga 31 Oktober 2018 mendatang.(fid/pel)