BERBAGI
Penguatan Pendidikan Karakter Kepada 60 di Kota Jayapura
Foto bersama Wakil Wali Kota Jayapura, Kabid SD dinas pendidikan kota Jayapura, Kapolsek Muara Tami, Danramil Muara Tami, GM Finance Bali Nursa dan Papua, sekjen Charoen Pokphand, dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang

Jayapura- Guna meningkatkan wawasan tenaga guru di Kota Jayapura, PT. Charoen Pokphand Indonesia melalui Charoen Pokhand Fundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang mengadakan pelatihan penguatan pendidikan karatkter kepada 60 guru di Kota Jayapura baik guru Sekolah Dasar (SD) dan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Distrik Muara Tami.

Pelatihan ini untuk pengembangan diri bagi guru, “IDEAL” (Inspiratif, Dedikatif, Empatik, dan BerAkhlak mulia dan berbudi Luhur) dimana program ini dilakasanakan sebagai wujud Bakti kepada guru membantu pembentukan karakter ke- Indonesiaan kepada siswanya.

“Program ini menekankan sikap moral untuk mewujudkan tekad memberikan yang terbaik kepada bangsa sebagai guru IDEAL yang menjadi dambaan peserta didik dan sosok guru yang mampu menjadi panutan dan selalu memberikan teladan,” ungkap Wakil Wali Kota Ir. Rustan Saru, MM saat memberikan sambutanya pada kegiatan bakti pada guru disalah satu Hotel di Kota Jayapura, yang akan berlangsung selama dua Hari Rabu, (5-6/9.)

Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM menegaskan, seorang guru selalu ditutut untuk professional dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang guru. “Ini adalah langkah yang baik karena dalam diri seorang guru selalu memiliki sifat teladan dan juga menjadi motivator bagi anak didiknya di sekolah” tutur Rustan.

Untuk itu, kata Rustan Saru, guru yang memiliki Tugas Bakti sebagai pendidik yang bisa mengajar dengan baik, bisa menilai dengan baik, bisa mengevaluasi dengan baik, karena guru adalah seseorang yang harus ditiru oleh murid bahkan masyarakat.

Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru,MM dalam sambutanya menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan Charoen Pokphand Foundation Indonesia, ibu dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang yang telah berbagi pengetahuan dan ilmu kepada guru-guru yang ada di Kota Jayapura melalui program Bakti Pada Guru (BPG).

“Seorang guru dituntut untuk professional, dan untuk menjadi professional harus memiliki tiga hal yaitu, kemampuan intelektual, emosional dan spiritual,” singkat Rustan Saru.

Untuk menjadi professional, lanjut Rustan, masyarakat harus menekuni dan mengaaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam pelatihan ini agar pendidikan karakter di Kota Jayapura bisa berjalan dengan baik guna meningkatkan pendidikan kepada anak-anak didik di Kota Jayapura.

Program ini sejalan dengan peraturan Presiden no. 87 tahun 2017 mengenai penguatan pendidikan karakter yang ditandatanganni Presiden Joko Widodo pada tanggal 6 September 2017 di Istana Negara, Jakarta.

Sekedar diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh 60 orang guru SD dan SMP di Distrik Muara Tami, sebelumnya program ini telah mendapat anugerah Rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pelatihan Pengauatan Pendidikan Karakter secara Bersambung Kepada Guru terbanyak yang diberikan di Aula Pondok Pesantren Tebu Ireng bersamaan dengan pembukaan Bakti pada Guru Kabupaten Jombang pada tanggal 11-12 Juli 2018 yang lalu.(cr03/pel)