BERBAGI
Cabor Kabaddi yang dimainkan pada Asian Games 2018
Cabor Kabaddi yang dimainkan pada Asian Games 2018

 JAYAPURA-Pengurus Pusat Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) FOKSI Papua untuk mempersiapkan Tim Nasional (Timnas) Kabaddi yang dipersiapkan pada Asian Games selanjutnya tahun 2022.

  Untuk diketahui, Kabaddi adalah Cabor Olahaga (Cabor) baru di Indonesia namun sudah resmi dipertandingkan pada Asian Games 2018.

 Daniel Womsiwor,S. Pd,M.Fis,AIFO menyampaikan, rasa hormat dan terima masih kepada Pengurus Pusat Kabaddi yang telah melibatkan dirinya dan Heppy H. Wanggai,S. Pd,M. Pd (Dosen Olahraga di FIK Uncen Papua-red) dalam Asian Games 2018. 

  Daniel juga menyampaikan, terima kasih karena Pengurus Pusat Kabaddi meminta Papua untuk menyiapkan atlet untuk Asian Games selanjutnya.

 “Pengurus Pusat Kabaddi berharap Asia Games berikut, Timnas Indonesia sudah bisa diperkuat oleh anak-anak Papua. Dan Uncen sebagai  pusat pengembangan atlet Timnas untuk Asian Games berikutnya,” katanya saat menghubungi Redaksi Wone, Minggu (26/8).

 Kepercayaan itu menurutnya, bukan tanpa alasan, Cabor Kabaddi dianggap sangat tepat dimainkan oleh atlet asal Papua karena tekstur tubuh orang Papua begitu tepat untuk Cabor ini.

 “Permainan ini seperti kita kenal dulu dengan nama tali masuk dan benteng. Kedua permainan ini telah ada di Papua puluhan tahun lalu. Cabor Kabaddi hampir sama dengan permainan ini yang benar-benar memiliki kecepatan, power dan endurance,” jelasnya.

 Selain itu, kata Womsiwor, kesempatan ini harus benar-benar ditanggap dengan baik oleh putra-putri Papua untuk dapat menjawab tantangan yang diberikan Pengurus Pusat Kabaddi.

 “Saya anggap ini sebagai tantangan, karena bagaimana kita orang Papua dapat menunjukan kemampuan kita dan kehebatan kita dalam Cabor ini. Meski baru, tetapi atas dasar permainan tali masuk dan benteng, saya harapkan permainan ini dapat menjadi olahraga populer di Papua,” harapnya.

 Saat ini menurutnya, atlet di Timnas Kabaddi masih didominasi pemain-pemain di luar Papua dengan hasil yang kurang bagus di Asian Games 2018.

“Saya lihat sendiri memang permainan ini harus dimainkan oleh anak-anak Papua. Karena dari negara lain, yang main permainan ini memiliki postur tubuh besar, kuat dan memiliki kecepatan. Dan ini cocok untuk kita di Papua,” pungkasnya.

Meskipun belum secara resmi menjadi salah satu Cabor di bawah KONI Papua namun susunan kepengurusan telah ditetapkan.(lihat tabel).(yek)

Susunan Pengprov FOKSI Papua

  1. Ketua Umum Dr. Jonathan Kiwasi Wororomi,S.Si,M.Si sebagai Ketua Umum Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Prov. Papua. 
  2. Wakil Ketua I dijabat Daniel Womsiwor,S. Pd,M.Fis,AIFO
  3. Sekretaris Umum (Sekum) Heppy H. Wanggai,S.Pd,M.Pd