BERBAGI
Jaga Kerukunan Umat Beragama, FKUB Yapen adakan Dialog Lintas Agama
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Yapen adakan dialog dengan berbagai materi disajikan untuk terus saling menjaga kedamaian sesama antar umat beragama di Kabupaten Yapen

Serui – Ciptakan keharmonisan antar umat beragama di Kabupaten Yapen, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Yapen adakan dialog dengan berbagai materi disajikan untuk terus saling menjaga kedamaian sesama antar umat beragama di Kabupaten Yapen tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Yapen, Selasa, (21/8).

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei menghadiri secara langsung kegiatan dialog mengatakan, kehadiran Kementerian Agama adalah untuk bagaimana seluruh masyarakat Indonesia bisa lebih beriman sesuai agama dianut masing-masing agar bisa menciptakan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat.

“Tujuan pembangunan bidang Agama untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama, masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama,” ujar Pdt. Amsal Yowei saat memberikan sambutannya.

Menurut Pdt. Amsal Yowei, Kementerian Agama mempunyai beberapa bidang, selain pembangunan bidang agama. “Atensi dan ekspektasi dari masyarakat yang tinggi terhadap Kementerian Agama menjadi benteng penjaga moral bangsa ini,” tegas Pdt.Amsal Yowei.

Sementara itu, kepada Pdt. M. Waromi Ketua FKUB Kabupaten Yapen, Pdt. Amsal Yowei mengucapkan banyak berterima kasih serta kepada seluruh lapisan masyarakat selama ini telah membantu menjaga kerukunan umat beragama di Yapen dengan tidak melakukan hal-hal yang akan merugikan umat beragama itu sendiri.

“Kerja sama yang baik antar umat agama di Yapen sangat tinggi dan bisa dilihat dari situasi damai dan tentram di Kota Serui,” jelasnya.

Dengan ketentraman yang terus terjalin di Kota Serui, Pdt. Amsal meminta agar terus dijaga sebaik mungkin. Ia juga meminta agar warga masyarakat untuk tidak cepat mengambil keputusan jika dilingkungan sekitar terjadi kesalah pamahan, tapi bagaimana kita hadapi dengan hati yang tenang.(her/pel)