BERBAGI

JAYAPURA–Sejumlah tokoh agama di Papua meminta semua pihak berkomitmen dalam melawan dan memerangi peradaran minuman keras yang telah merusak generasi muda Papua.

Penegasan ini sebagaimana pernyataan sikap para tokoh agama di Hotel Aston Jayapura, Jumat (27/7), yang ditandatangani Ketua Umum PGGP Pdt MPA Maury, Ketua API Papua Pdt Jimmy Koireowa, Sekretaris Umum PW NU Papua Kyai Muhammad Thaif dan Sekretaris Umum PC NU Kota Jayapura Kyai Hasrudin.

Dalam pernyataan sikap itu, para tokoh agama ini juga mengapresiasi langkah Kodam XVII/Cenderawasih dalam upaya penanggulangan dan penindakan peredaraan minuman keras dan narkoba di Papua.

Mereka pun meminta Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit memusnahkan hasil operasi penangkapan 2 kontainer minuman keras di Kota Jayapura, belum lama ini.

Menyingkapi maraknya peredaran minuman keras, para tokoh agama di Papua juga meminta seluruh pejabat pemerintahan, baik gubernur, walikota, bupati, aparat keamanan dan unsur penegak hukum serta wakil rakyat, agar memegang teguh komitmen bersama memerangi minuman keras.

“Hasil kesepatan bersama pada 30 Maret 2016 yang tertuang dalam Pakta Integritas harus dilaksanakan sebagai upaya membebaskan tanah Papua dari peredaran  minuman keras, serta langkah menyelamatkan generasi Papua,” kata Pdt MPA Maury.

Para tokoh agama ini pun menghimbau seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menyatukan tekad dan tindakan menyatakan perang melawan minuman keras, narkoba maupun penyakit sosial lainnya di Papua. (ful/jog)