BERBAGI
Tokoh Pemuda Kabupaten Puncak Jaya, J.Yumin Wonda.
Tokoh Pemuda Kabupaten Puncak Jaya, J.Yumin Wonda.

Yumin: Mari Tenang dan Bersabar, Aspirasi Sudah Diterima Pemerintah

JAYAPURA-Seluruh masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya, diimbau untuk menghentikan bentrok antar kelompok warga yang sudah terjadi beberapa hari terakhir ini. Permintaan ini disampaikan langsung Tokoh Pemuda Puncak Jaya, J.Yumin Wonda, menyikapi perkembangan situasi pertikaian di wilayah itu.

“Saya selaku Tokoh Pemuda meminta dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya untuk tetap tenang. Karena apa yang diinginkan atau apa yang menjadi aspirasi masyarakat Puncak Jaya, sudah diterima pemerintah yang dalam hal ini oleh Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley,”ujarnya kepada WONE, Jumat (27/7).

Ia mengungkapkan, informasi yang diterima pihaknya bahwa Wakil Bupati Deinas Geley sudah turun langsung ke kampung-kampung dan distrik-distrik dimana terjadi bentrok antar kelompok warga yang dipicu oleh pergantian para Kepala Kampung di Distrik-Distrik di Kabupaten Puncak Jaya.

“Dalam upaya untuk mengendalikan situasi, Wakil Bupati Deinas Geley pada tanggal 23 Juli yang lalu sudah bertemu dengan masyarakat di kampung-kampung yang terjadi bentrok ataupun perang suku. Dan dalam kesempatan tatap muka bersama masyarakat di kampung, Wakil Bupati juga mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat,”papar Yumin Wonda.

Yumin menekankan, dengan telah diterimanya aspirasi masyarakat maka, jangan lagi ada yang menyebarkan isu-isu yang tidak bertanggung jawab sehingga memprovokasi masyarakat kecil yang rata-rata awam.

“Masyarakat di Puncak Jaya ini kekerabatannya sangat kental sehingga jangan ada yang memanfaatkan situasi ini dengan menyebarkan isu atau informasi sesat bahkan hoax yang dapat menyebabkan bentrokan meluas. Ini yang harus kita waspadai dan menjadi tugas semua kita di Puncak Jaya untuk mendinginkan situasi ini agar tidak memanas dan jatuh korban,”tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, masyarakat tetap tenang dan bersabar serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Distrik-distrik dan Kampung-kampung supaya masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal dan tanpa gangguan.

“Mari kita jaga suasana tetap kondusif, karena bentrokan ini membuat aktivitas terganggu. Sehingga pelayanan pemerintahan, perekonomian, akses kesehatan dan pendidikan bahkan peribadatan di Gereja-gereja tetap terjaga dan masyarakat dapat menikmati setiap aspek kehidupan dengan baik,”jelasnya.

Dia menambahkan, bentrok harus dihindari dan tidak boleh terjadi lagi. Sebab hanya akan menimbulkan korban jiwa, harta benda dan trauma kepada masyarakat kecil yang notabene tidak tahu menahu dengan persoalan yang sebenarnya sedang terjadi.(jog)