BERBAGI
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar berpose bersama Forkopimda sebelum melaksankaan patroli udara di Kabupaten Paniai, 25 Juli.

JAYAPURA – Komitmen Kepolisian Daerah Papua menciptakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang damai di Kabupaten Paniai bukan isapan jempol. Buktinya, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar memberikan perhatian khusus sejak pemungutan suara di wilayah tersebut, 25 Juli lalu.

Perhatian khusus itu melalui pemantauan secara langsung yang dilakukan Jenderal asal Padang, Sumatera Barat ini di Kabupaten Paniai sejak proses pemungutan suara. Pemantauan dilakukan mantan Kadiv Humas Polri dengan menemui seluruh elemen masyarakat agar turut berpartisipasi dalam terselenggaranya Pilkada yang damai.

Dalam pemantauan, Kapolda pun didampingi Forkopimda Papua, termasuk Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, serta sejumlah pejabat utama Kodam maupun Polda.

Kapolda pun menyempatkan diri memantau melakukan patroli udara menggunakan Helikopter Polairud milik Baharkam Polri. Patroli udara ini dimaksudkan untuk memantau pelaksanaan Pilkada Paniai di distrik terjauh.

Selama di Paniai, Kapolda mengunjungi sejumlah TPS terdekat, misalnya di Kampung Dupia, dan Kampung Ekeitadi, Distrik Paniai Timur. Sore harinya, Kapolda berserta rombongan juga mengunjungi Kantor KPU dan Panwaslu Paniai untuk meninjau ruangan serta mengecek pengamanan di Kantor KPU.

Untuk memastikan pelaksanaan aman, Kapolda beserta rombongan menggelar rapat bersama penyelenggara Pilkada, penjabat bupati Paniai, pejabat utama Polda Papua, Danrem 172, serta Kepala BIN Daerah Papua.

Pemantauan udara kembali dilakukan Kapolda Papua bersama rombongan, Kamis (26/7) pagi, dengan tujuan Distrik Baya Biru, sekaligus mengunjungi pos pengamanan Brimob di wilayah tersebut.

Dalam kunjunganya, mantan Kapolda Banten ini mengunjungi Kantor Distrik Baya Biru dan berinteraksi dengan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Kepala Distrik setempat.

Tatap muka tersebut untuk memastkan situasi pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Paniai, termasuk menanyakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Distrik Baya Bitu, serta sistem pemilihan yang digunakan di wilayah tersebut.

Dalam tatap muka diketahui pelaksanaan pemungutan suara menggunakan sistem ikat (noken), pejabat pemerintahan tingkat Distrik Baya Biru pun memastikan pelaksanaan pemungutan suara di wilayahnya aman dan tertib.

Rencananya kotak suara akan dibawa ke Enarotali, pada Jumat (27/7) pagi menggunakan Helikopter tersebut. Sebelum kembali ke Enarotali, Kapolda berpesan kepada anggota yang bertugas agar menjaga keamanan masyarakat serta tidak menyakiti masyarakat.  (ful/jog/@dv)