BERBAGI

WAMENA – Kepolisian Sektor (Polsek) Bandara Wamena mengamanankan seorang petugas Avsec  Bandara Sentani berinisial LO yang membawa minuman keras (Miras) jenis Wiski Robinson di Terminal Bandar Udara Wamena, Kamis (26/7) kemarin.

LO dibekuk saat membawa Miras sebanyak 47 botol usai turun dari pesawat yang ditumpanginya dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura ke Wamena.

“Kami sudah amankan yang bersangkutan bersama barang bukti 47 botol miras jenis Wiski Robinson (Wiro) yang dikemas dalam dua tas ransel dan dua karton yang dipegang,” jelas Kapolsek Bandara Wamena, Ipda Enceng Kurniai saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Mapolsek Bandara Wamena, Kamis (26/7) kemarin.

Enceng menuturkan, penangkapan terhadap petugas Avsec Bandara Sentani itu berawal dari informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku LO sedang membawa Miras menggunakan pesawat ke Wamena.

“LO membawa miras dengan menggunakan penerbangan pertama pesawat dari Jayapura,” jelasnya.

Pelaku LO telah ditangkap dan saat ini mendekam di tahanan Mapolsek Bandara Wamena untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari hasil interogasi polisi Bandara, LO mengaku membawa Miras untuk kepentingan perayaan ulang tahun di Wamena.

“Dia berdalih ada perayaan ulang tahun tapi alasan apapun tidak dibenarkan untuk bawa masuk Miras karena telah dilarang (Pemkab Jayawijaya),” tegasnya.

Enceng mengatakan, pihaknya masih akan menginterogasi yang bersangkutan sebab LO mengandalkan kapasitasnya sebagai petuga Acsec untuk membawa masuk Miras dan kemungkinan ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini.

“Tidak mungkin kalau tidak ada keterlibatan orang dalam miras tersebut bisa dimasukkan ke Wamena apalagi hanya dibungkus dengan kertas koran dalam tas dan karton,” ujarnya.

Selain keterlibatan orang lain, kata Kapolsek Bandara, mereka juga sedang mengembangkan informasi lain apakah tindakan tersebut baru dilakukan atau sudah sering membawa masuk barang haram itu.

“Dia mengaku dia bersama temanya yang masih duduk dibangku kuliah dan baru sekali dibuatnya, tetapi kami masih terus menginterogasinya,” pungkasnya.(lay/jog)