BERBAGI
Yudhi/Wone   Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat bersalaman dengan peserta pelatihan teknis anyaman piring lidi dan penjahitan program pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Selasa (10/7).
Yudhi/Wone
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat bersalaman dengan peserta pelatihan teknis anyaman piring lidi dan penjahitan program pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Selasa (10/7).

Wakil Wali Kota Buka Pelatihan Anyam Piring dan Menjahit

JAYAPURA-Upaya meningkatkan keterampilan masyarakat maka Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura menggelar pelatihan selama 5 hari sejak Selasa 10 hingga Sabtu 14 Juli 2018.
Pelatihan teknis anyaman piring lidi dan penjahitan program pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dibuka Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru,MM di Aula BBPPKS Regional VI Jayapura, Selasa (10/7).
Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru,MM mengapresiasi kehadiran peserta dalam mengikuti kegiatan ini.
“Harus bangga karena di ruangan ini hanya 25 orang saja yang dipilih untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini,” kata Wakil Wali Kota dalam arahanya.
Menurutnya, dari sekian banyak masyarakat Kampung Skow Yambe, Skow Mabo dan warga Transat hanya 25 orang di ruang inilah yang ikut.

Yudhi/Wone  Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menabu tifa dibukanya pelatihan pelatihan teknis anyaman piring lidi dan penjahit program pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Selasa (10/7)
Yudhi/Wone
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menabu tifa dibukanya pelatihan pelatihan teknis anyaman piring lidi dan penjahit program pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Selasa (10/7)

“Dari kegiatan ini akan adan pendapatan, nilai yang nantinya diperoleh peserta ketika selesai mengikuti kegiatan ini. Makanya harus ikuti kegiatan ini dengan baik,” tuturnya.
Dijelaskan, dari kegiatan ini peserta akan mampu membuat piring dari lidi dan bisa menjahit. Tujuannya, peserta akan menjadi pengusaha profesional dan membantu meningkatkan ekonomi keluarga.
“Masa depan cerah Tuhan sudah tentukan, maka kita harus bekerja keras, tekun dan rajin dalam mengikuti kegiatan yang saat ini berlangsung,” pesannya.
Wakil Wali Kota ini berpesan, alangkah ruginya ketika mengikuti kegiatan ini selama 5 hari tetapi tidak mendapatkan apa-apa.
“Tentu sangat rugi. Paling tidak setelah mengikuti kegiatan ini ada sebuah perubahan yang terjadi di kehidupan keseharian, itu baru kegiatan ini dapat dikatakan berhasil,” imbuhnya.
Wakil Wali Kota Rustan menilai, kegiatan ini akan mampu meningkatkan ekonomi keluarga, asalkan kegiatan ini diikuti dengan baik.
“Kegiatan ini harus diikuti dengan baik, dan dari dasar yang ada, ibu-ibu dapat mengembangkan potensi tersebut. Karena dampaknya, ibu-ibu sendiri yang dapat merasakannya,” pesannya.
Alokasi Dana Kampung (ADK) yang begitu besar, kata Wakil Wali Kota Rustan, dapat disisipkan untuk program pemberdayaan kampung.
“Dana itu harus dipakai untuk kesejahteraan warga di kampung, jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak jelas,” pesannya lagi.
Pelatihan ini, ujar Politisi PAN Provinsi Papua supaya jangan sia-siakan berkat dari Tuhan karena kegiatan ini dapat berlangsung adalah campur tangan Tuhan.
“Kita harus syukuri apapun nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Jangan kita dustai nikmat Tuhan yang begitu indah ini,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, kegiatan ini diikuti 25 peserta dari Kampung Skow Yambe, Skow Mabo dan warga Transat Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.(yek)