BERBAGI
Yudhi/Wone Karmel Fingkreuw,S.Sos
Yudhi/Wone
Karmel Fingkreuw,S.Sos

JAYAPURA-Keinginan yang kuat untuk merubah Kampung Nafri membuat Karmel Fingkreuw,S.Sos mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Kampung Nafri Periode 2018-2023 bersaing dengan 6 calon lainnya.
Karmel Fingkreuw yang sehari-sehari sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) relah meninggalkan jabatannya untuk dapat membawa Kampung Nafri menjadi kampung modern dengan menjaga nilai-nilai kearifan lokal di era moderenisasi saat ini.
“Saya berkeinginan membangun Kampung Nafri lebih baik lagi dari saat ini,” kata Karmel Fingkreuw saat ditemui Wone di seputaran Kamkey, Abepura, Kamis (28/6).
Karmel mengatakan, lampu-lampu jalan di wilayah Kampung Nafri harus terang dan itu menjadi prioritas baginya ketika terpilih dalam pemilihan nanti.
Selain itu, kata Karmel, jembatan di Laut yang kayu mau dirubah menjadi jembatan semen. Air bersih pun menjadid perhatiannya dengan dapat menyambung dari Abepantai ke Kampung Nafri.
“Di Kantor Kampung nanti saya akan memasang WiFi untuk dapat digunakan oleh seluruh masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa,” sebutnya.
Lebih lanjut disampaikan, janda, duda dan anak yatim piatu akan mendapat bantuan dari Alokasi Dana Kampung (ADK) yang turun setiap tahun.
Dia menilai, pengelolaan ADK selama ini tidak seperti yang diharapkan membuat masyarakat banyak yang mengeluh.
“Makanya kekurangan yang dilakukan kepala kampung sebelumnya akan dirubah ketika saya menjabat sebagai Kepala Kampung,” tuturnya.
Wajah Kampung Nafri, ia menilai, tidak terlalu banyak perubahan yang signifikan sehingga ini menjadi acuan untuk dapat mengangkat pamor Kampung Nafri ke depan.
“Makanya saya mau melepas pegawai untuk mengabdi kepada rakyat sehingga kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Nafri terwujud,” tegasnya.
Dia bahkan mengklaim, jumlah dukungan untuk masyarakat Kampung Nafri sebanyak 60 persen yang memberikan dukungan kepada dirinya.
“Dukungan itu akan dijawab dengan peningkatan SDM melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan baik olahraha, seni dan budaya,” pungkasnya.(yek)