BERBAGI

Penjabat Gubernur : Ubah Paradigma Kita dari Penonton jadi Pelaku Wisata

Penutupan FDS ke-11 (2)
Bupati Jayapura Matius Awitouw, menyerahkan Cinderamata kepada Penjabat Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, pada penutupan Festival Danau Sentani (FDS) ke-11 di Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (23/6) malam.

JAYAPURAFestival  Danau Sentani (FDS) ke-11, Tahun 2018 digelar di Pantai Khalkote dengan mengusung Tema, “Khenambai Umbai. Satu Hati, Satu Jiwa untuk Indonesia”.

FDS ke 11 Tahun 2018 yang digelar sejak  19 Juni 2018 secara resmi ditutup oleh Penjabat Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo pada Sabtu, (23/6).

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain,  Kepala Bidang Areal IV Pemasaran I Regional III  untuk Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat dan Papua New Guinea (PNG) Kementerian Pariwisata RI Drs.  Sukurni, SE, MM,  Bupati Jayapura Matius Awitouw, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar,  Forkopimda  Pemkab Jayapura, Kepala SKPD  Jajaran Pemkab Jayapura,  para Ondofolo (Kepala Suku), dan para Kepala Kampung.

Gubernur Soedarmo mengatakan, untuk meningkatkan sektor pariwisata, khususya di Provinsi Papua ini, tentunya ada tiga hal yang  harus dilaksanakan.

Yaitu, perlu kita benahi dan kita ciptakan Papua   sebagai destinasi dan masyarakat, agar sadar wisata  yang berkwalitas dan  bertaraf Internasional.

“Mari kita ubah paradigma kita dari penonton menjadi pelaku utama cipta pesona wisata yang ramah dan santun,”jelas Soedarmo.

Ia menjelaskan, karakter masyarakat wisata bertumpuh pada motivasi pelayanan kita kepada semua  yang datang  ke Papua dapat menikmati alam tanah ini. Nuansa ini dinegasikan dengan terciptanya kemananan dan kenyamanan  yang menyeluruh di Tanah Papua  ini.

Ditambahkannya, jadi ini merupakan hal yang pokok  bahwa keamanan dan kenyamanan adalah merupakan prioritas yang harus dilakukan, agar para wisatawan  baik lokal maupun mancanegara ini tak ada rasa  kekhawatiran. Tapi merasa aman dan nyaman untuk bisa  datang  ke Provinsi Papua pada umumnya dan juga Kabupaten Jayapura pada khususnya.

Menurut Soedarmo, penyelenggaraan FDS ke-11 ini telah memberikan kesan  yang baik dengan pelayanan yang  prima kepada setiap pengunjung dan wisatawan  yang datang ke tempat kita.

“Tentunya dengan hati yang tulus dan benar dan yang paling terpenting adalah menghindari trik-trik penipuan dan mencari keuntungan sendiri. Apalagi berbuat kekerasan dan hal-hal yang bertertentangan dengan kemanusiaan dan hukum yang ada. Kondisi yang demikian  harus benar-benar dapat dirasakan oleh setiap orang selama berada di Papua,” katanya.

Dikatakannya, pemerintah telah berupaya dan berbuat nyata dengan terukur secara fisik dalam meningkatkan kwalitas destinasi dan faktor pendukung. Destinasi berskala  internasional,  terutama profesionalisme  SDM, kesehatan  dan kebersihan secara menyeluruh.

“Jika keberagaman dan keunikan diakui dunia serta konsitensi dan improvisasi agenda wisata  yang terjadwal  dan tersedia yang didukung semua sektor-sektor  pendukung secara sinergis dan  kontinyu,” ungkapnya.

Jika hal ini  terwujud, lanjut dia, maka apa yang  menjadi tujuan utama atau indikator keberhasilan di sektor pariwisata, yakni peningkatan kunjungan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara  tak hanya slogan dan kata-kata belaka.

Untuk itu,  ujarnya, penggalian dan pengembangan tujuan atau destinasi wisata, penguatan masyarakat  sadar wisata, pelestarian dan penggalian budaya lokal, peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah  (UMKM)  terus bisa dikerjakan  dan terus terprogram dengan baik.

Dikatakannya, FDS adalah salah-satu agenda pariwisata Papua  yang sudah mendunia. Danau Sentani termasuk destinasi  pantai pesisir utara serta tampilan budaya khas Kabupaten Jayapura dan Papua  kini  sudah  memasuki tahun ke-11 sebagai salah-satu kalender wisata nasional yang menjadi tanggungjawab daerah dan pusat yang diperkuat secara terus-menerus untuk meningkatkan kwalitasnya, guna menarik wisatawan mancanegara  disamping domestik dan masyarakat lokal.

Untuk itu, katanya, pihaknya sangat menghargai  upaya Bupati, Pemkab Jayapura dan masyarakat setempat  yang terus berkomitmen membuat perbaikan penyelenggaraan dan terus memjadikan  event ini menarik dan ditunggu oleh masyarakat, wisatawan domestik dan mancanegara. (mdc/pel)