BERBAGI

JAYAPURA – Telkomsel Regional Papua Maluku mencatat kenaikan trafik layanan data tertinggi pada masa Lebaran terjadi pada pengguna data payload sebesar 371 Tera Byte, jika dibandingkan dengan peak Lebaran 2017 lalu, atau mengalami kenaikan sebesar 87,67 persen, voice traffic sebesar 49.23 juta menit, dan jika dibandingkan dengan peak Lebaran 2017 lalu, hal itu mengalami kenaikan sebesar 26.43 persen, sedangkan untuk SMS traffic sebesar 16,62 juta SMS, jika dibandingkan dengan peak Lebaran 2017 lalu, turun sebesar -30,19 persen.

Direktur Network Bob Apriawan mengatakan, dari sisi layanan, media sosial menjadi kontributor tertinggi penggunaan layanan data Telkomsel pada momen Lebaran dengan 33,7 persen, diikuti video streaming 31,3 persen dan layanan pesan instan 14,1 persen.

“Khusus video streaming, salah satu kontributor meningkatnya konsumsi kuota data adalah aktivitas pelanggan yang menyaksikan live streaming pertandingan Piala Dunia 2018 melalui perangkatnya. Sementara itu, beberapa aplikasi yang menjadi favorit pelanggan selama periode Lebaran tahun ini adalah YouTube yang memiliki andil terhadap penggunaan layanan data Telkomsel sebesar 24,2 persen, diikuti Instagram 19,3 persen dan Facebook 13,3 persen,” ujar Bob kepada Wone, dalam siaran persnya, Kamis (21/6).

Pihaknya pun bersyukur dapat melayani pelanggan dan masyarakat dengan baik mulai dari awal Ramadan hingga puncak Lebaran. Karena kualitas, kapasitas, dan jangkauan jaringan itu tetap optimal hingga berakhirnya masa libur Lebaran dan seterusnya sehingga pelanggan bisa selalu berkomunikasi dengan nyaman.

“Secara umum., trafik layanan suara di jaringan Telkomsel pada momen Lebaran tahun ini tercatat mengalami penurunan sebesar 9,8 persen dibanding hari normal menjadi sekitar 1,29 miliar menit. Sedangkan trafik layanan SMS pada puncak Lebaran mencapai 594 juta SMS atau turun 2,1 persen ketimbang hari normal,” jelasnya.

Dari sisi kualitas layanan, tingkat keberhasilan koneksi data, pengiriman SMS, dan panggilan suara masing-masing mencapai 99,82 persen, 99,83 persen, dan 98,46 persen yang berarti secara umum pelanggan dapat menikmati layanan komunikasi dengan lancar. (sun/jog)