BERBAGI

WAMENA– Wakapolda Polda Papua dan Kasdam XVII/Cenderawasih melakukan rapat koordinasi dengan penyelenggara KPU di wilayah Pegunungan Tengah Papua yakni KPU Jayawijaya, KPU Yalimo dan KPU Nduga di Mapolres Jayawijaya, Jumat (22/6) kemarin.

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marjuki mengungkapkan, rapat koordinasi ini membahas terkait kendala-kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan Pilkada di wilayah Pegunungan Tengah papua.

“Kita di gunung ini untuk pendistribusian surat suara sering mengalami kendala, oleh karena itu kami pastikan dengan KPU dan Panwas supaya pendistribusian logistik sesuai dengan jadwal,” kata Marjuki usai melakukan pertemuan di Mapolres Jayawijaya.

Berdasarkan pengalaman, kata Yakobus yang sering terjadi kendala dalam pengiriman logistik di wilayah pegunungan adalah di Kabupaten Yahukimo dan Nduga, sebab ini tergantung pintu angin masuknya pesawat. “Ini yang kita dorong sehingga tidak ada lagi surat suara yang tidak sampai di TPS,” ujarnya.

Lebih jauh, menurut Yakobus, pihaknya juga menghormati sistem noken di Papua, hanya dia berharap hal itu dilakukan sesuai aturan yang ada.“Sistem noken itu silakan, nanti KPPS dan tokoh-tokoh (menyepakati) sistem noken itu diberlakukan. Tapi kewajiban agar isi C1KWK hasil dari pada pemungutan menggunakan noken itu,” katanya.

Selain itu, Polisi juga mewanti-wanti ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)  dalam tahapan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.“Kita posisikan TNI dan Brimob kita posisikan supaya ada kompetensinya dalam penanganan,” ujarnya.

Sedangkan untuk daerah-daerah yang aman, kata Wakapolda akan dijaga oleh polisi umum bersama Binmas sehingga bisa ada jaminan keamanan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada. Dia berharap dengan adanya koordinasi dengan penyelenggara Pemilu baik KPU Jayawijaya, Yalimo dan KPU Nduga maka proses Pilkada berjalan lancar.

“KPU menyatakan siap sehingga semakin kuat pengamanan bisa berjalan baik, tinggal mengatai hal-hal yang kemungkinan muncul di TPS-TPS,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Nyoman Chadiasa menuturkan, TNI tetap memberikan dukungan keamanan dalam tahapan pelaksanaan Pilkada di Papua, baik dari sisi prajurit TNI maupun pendistribusian logistik.

“Jika mendekati batas waktu pemilihan dan ada pendistribusian logistik yang tidak berjalan lancar maka TNI siap memberikan bantuan transportasi. Kalau butuh angkutan udara nanti kita siapkan heli, kalaupun nanti butuh jalur sungai atau laut, nanti kita bantu dari TNI AL. Yang penting lewat prosedur dan itu harus izin dari pejabat tinggi,” pungasnya.(lay/jog)