BERBAGI

JAYAPURA – Pesawat Twin Otter Dimonim Air bernomor PK-HVU tujuan Timika – Keneyam ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat mendarat di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Jumat (22/6) siang pukul 13.05 WIT.

Penembakan itu mengenai bagian depan kanan pesawat hingga menyebabkan Co Pillot bernama Irena Nur Fadila terkena serpihan peluru pada bagian pergelangan kaki. Sementara 17 penumpang selamat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Jumat (22/6) membenarkan peristiwa penembakan terhadap Pesawat Dimonim Air di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga.

Kamal menuturkan, penembakan itu terjadi ketika pesawat menyentuh ujung landangan Bandara Keneyam. Pihaknya pun menduga tembakan berasal dari arah utara landasan dan mengenai bagian depan kanan pesawat.

“Pesawat ini dari Timika dengan mengangkut 17 penumpang. Sebelum mendarat, pesawat yang diterbangkan Pilot Kasta Gunawan dan co Pilot Irena Nur Fadila sempat mengitari kawasan Bandara Keneyam sebelum mendarat,” jelas Kamal.

Pasca penembakan, kata Kamal, aparat keamanan TNI/Polri yang kebetulan berada di Bandara Keneyam langsung melakukan pengamanan terhadap pesawat dan area Bandara, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

“Anggota ini dipimpin Perwira Penghubung AKBP Leonard Akiobarek dan Mayor Inf Rodiko Nainggolan tengah menunggu kedatangan  personil Brimob Pelopor Mabes Polri yang memback up pengamanan Pilgub di Nduga,” terangnya.

Terkait kondisi co Pilot Irena, mantan Wakapolresta  Depok ini menambahkan bahwa, korban telah mendapat penanganan  medis. Sementara situasi Kabupaten Nduga dalam keadaan aman dan kondusif. “Pesawat telah lepas landas menuju Timika dengan tidak membawa penumpang,” kata Kamal. (ful/jog)