BERBAGI

WAMENA – Otoritas Bandar Udara Wamena menyarankan kepada panitia kampanye Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut satu untuk memajukan waktu pesta bakar batu atau memindahkan tempat pelaksanaan kampanye.

Saran otoritas Bandara Wamena ini untuk menghindari terganggunya aktivitas penerbangan di runway Bandara Wamena. Pasalnya, tempat pelaksanaan kampanye Paslon nomor urut satu ini merupakan lokasi lalulintas masuk dan keluarnya pesawat udara.

“Kalau asap bakar batu ini naik tinggi maka akan mengganggu keselamatan penerbangan. Kami berharap kegiatan itu bisa dimajukan, misalnya kalau tempatnya di lapangan Sinapuk maka dimajukan waktu bakar batu itu di malam hari agar asapnya tidak terlalu pengaruh terhadap penerbangan,” ungkap Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Rasburhany saat ditemui di Bandar Udara Wamena, Jumat (22/6) kemarin.

Alternatif lainnya, kata Kepala UPBU adalah tempat pelaksanaan kampanye di pindahkan. Hal ini penting diperhatikan oleh semua pihak karena menyangkut keselamatan dan keamanan penerbangan di Wamena.

“Penerbangan kita di Bandara Wamena sudah mulai sejak pukul 7.00 WIT sudah mulai beroperasi,”  katanya.

Menurutnya, bila aktifitas bakar batu dilakukan pada pagi hari saat pesawat mulai beroperasi maka akan sangat mengganggu penerbangan.

“Itu pasti mempengaruhi jarak pandang pilot dari pesawat ke landasan pada saat ingin lending. Kalau pesawat tidak masuk maka akan jadi kerugian bagi kita semua,” wantinya.

Rasburhany sendiri menghormati pesta rakyat tersebut, hanya saja dia berharap semua pihak dapat melihat kepentingan lain terutama keamanan pesawat baik kargo maupun penumpang.

“Oleh karena itu kami juga sedang melakukan koordinasi dengan Kapolres selaku pananggungjawab keamanan disini,” ujarnya. Otoritas bandara berharap ada solusi yang terbaik sehingga tidak ada gangguan yang terjadi.(lay/jog)