BERBAGI

JAYAPURA – Kepolisian Daerah Papua telah memberangkatkan 700 personil Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Brimob Kelapa Dua Mabes Polri dan Polda Papua Barat ketiga daerah untuk membantu pengamanan Pilkada Papua.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar usai membuka Kejuaraan Bhayangkara Off Road di Abepura, Jumat (22/6) menyatakan, 700 personil ini merupakan bantuan dari luar Polda Papua. Mereka telah diberangkatkan untuk membantu pengamanan Pilkada di Timika, Nabire dan Serui.

“Jadi totalnya 700 personil, itu diluar dari Polda Papua yah. Mereka sudah tiba hari ini pada tiga wilayah,” tegasnya lagi kepada wartawan.

Selain personil bantuan, Kapolda menegaskan, pihaknya telah menyiagakan ribuan personil Polda Papua diseluruh wilayah yang melaksanakan Pilkada serentak. Sementara dari TNI sendiri tercatat sebanyak 3.000 personil yang diperbantukan.

“Ribuan personil ini tersebar di Paniai, Wamena, Mamberamo Tengah,” katanya.

Soal pengamanan logistik Pilkada, mantan Kepala Divisi Humas Polri ini menuturkan masih berjalan. ”Sebenarnya distribusi itu tugas dari KPU bersama timnya, kalau Polri hanya membantu supaya tidak ada masalah saat proses distribusi. Kami ingin memastikan logistik tiba aman sampai TPS,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Papua mendapat bantuan 300 personil Brimob Resimen II Pasukan Pelopor dari Kelapa Dua Mabes Polri dan 360 personil Polda Papua Barat untuk memperkuat pengamanan Pilkada serentak di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Rencananya, seluruh anggota BKO ini sudah berada di wilayah tugas paling lambat tanggal 24 Juni mendatang. Ratusan personil BKO ini akan berangkat bersama dengan Pamatwil Polda Papua yang diutus untuk memantau pelaksanaan Pilkada di daerah. (ful/jog)