BERBAGI

Yakob Kenelak

WAMENA Ketua Panwas kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng), Yakob Kenelak mengimbau seluruh pendukung pasangan calon tunggal kepala daerah Mamteng, Ricky Ham Pagawak-Yonas Kenelak, untuk bersama menjaga situasi kamtibmas di hari pemungutan suara.

Diantaranya dengan tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai aturan hukum. Apalagi, selain  pencoblosan untuk Pilkada Mamteng, disaat yang sama juga dilakukan pencoblosan Pemilihan Gubernur Papua.

Yacob yang ditemui disela talkshow terakhir Pilkada Mamteng di gedung Ukumearek Asso, Wamena Selasa(12/6/18) menambahkan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan sebelum dan saat pencoblosan. Dimana Panwaslu Mamteng  telah menyiapkan personilnya berupa Panwas lapangan di 59 kampung dengan 89 TPS pada lima distrik.

Yakob Kenelak juga optimistis hari pemiungutan suara akan berjalan lancar.

“Karena semua TPS mereka kawal dengan aparat dan petugas Linmas. Kemudian dengan PPS dan KPPS sudah siap melaksanakan di hari pencoblosan,” ujarnya.

Dia kemukakan, pihaknya juga sudah memberikan instruksi untuk pelanggaran yang harus dijaga. Diantaranya tidak boleh mobilisasi massa dari kabupaten terdekat. Kemudian kedua, satu orang tidak boleh mencoblos lebih dari satu kali di beberapa TPS dan yang terakhir adalah tidak terjadi money politik.

“Semua ini tidak boleh terjadi pada saat hari H dan ini sudah kami tegaskan pada Panwas lapangan,”tegasnya.

Masih menurut Yacob, sepanjang dari tahapan awal sampai saat ini, pihaknya menyelesaikan beberapa persoalan dugaan pelanggaran kampanye.

“Banyak temuan dari surat yang masuk dan keluar kepada kami. Tetapi kami sudah klarifikasi semua. Kemarin pasangan independen yakni Itaman Tago – Onny Pagawakyang mengajukan gugatan. Putusannya  juga sudah final keputusannya. Kami lakukan sidang di Kobakma sampai ke PTTUN Makassar hingga ke Mahkamah Agung (MA) di Jakarta,” paparnya.

Kemudian Keputusan MA sudah final dan mengikat. Tetapi ada isu yang berhembus dari orang yang tidak bertanggung jawab. Yang  mengatakan ada calon lagi yang muncul yang dikeluarkan oleh KPU Pusat. Kami harapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertanggungjawab,” sambungnya.

Yakob Kenelak mengungkapkan, saat ini yang jelas hany ada satu pasangan calon.
“Dan saat ini sudah mulai proses pelipatan untuk Pilgub dan malam hari (Selasa (12/6/2018) akan dilakukan proses pelipatan untuk Pilkada Bupati,” terangnya. (Afid/Cel).