BERBAGI
Alan/Wone Peter Butler saat memberikan arahan kepada anak asuhnya di Stadion Mandala, Minggu (3/6)
Alan/Wone
Peter Butler saat memberikan arahan kepada anak asuhnya di Stadion Mandala, Minggu (3/6)

JAYAPURA-Persipura Jayapura akan keluar menyerang habis-habisan untuk memperoleh poin yang sempurnah, sementara PSM Makassar akan mengandalkan counter atack untuk mengimbangi serangan cepat Boaz Solossa dan kawan-kawan di Stadion Mandala malam ini.
Malam ini tim kebanggaan masyarakat Papua akan kembali berlaga pada matchday ke-12 menghadapi PSM Makassar di Stadion Mandala Jayapura.
Mantan pemain Persipura Jayapura, Fernando Fairyo menilai, PSM akan bermain devensif menunggu baru membalas dengan counter atack seperti yang diperagakan Persija dan terbukti efektif.
Oleh karenanya, evaluasi tentu diperlukan untuk antisipasi dan strategi bermain efisien dan efektif dibutuhkan.
“Semoga Tuhan bersama Persipura untuk menang di Mandala seperti selama ini dengan poin absolut,” katanya kepada Wone tadi malam
Sementara itu, pengamat olahraga dan sepak bola Papua, Daniel Womsiwor memaparkan, meski Persipura tiga kali kalah dan tiga imbang tapi dalam 11 pekan, data statistik menempatkan Persipura sebagai tim produktif dengan rata-rata gol per laga adalah 1,81.
“Artinya dari pekan ke-1 hingga ke-11, Persipura selalu mencetak 2 gol dan lebih bahkan sering memuncaki klasmen,” katanya kepada Wone tadi malam.
Calon doktor di bidang fisioterapi manusia ini menilai, lini yang tidak aman adalah pertahanan yang menempati peringkat 9 dari 18 tim.
“Dengan demikian, hal yang perlu dibenahi adalah keseimbangan antara lini belakang dan tengah yang belum maksimal sehingga menjadi celah yang sering dimanfaatkan lawan untuk meredam laju Persipura,” terangnya.
Daniel menyarankan, Abdoulaye Maiga dan Andri Ibo harus dimaksimalkan.
“Keunggulan postur dan usia demi mengeliminasi jumlah gol yang sering tercipta di sisi kiri pertahanan Persipura,” sarannya.
Dalam laga malam nanti, strategi yang pernah digunakan hadapi Madura United dapat kembali diterapkan. Akan tetapi, harus mewaspadai strategi PSM Makassar yang adopsi Persija Jakarta.
“Dengan memaksimalkan pemain asing tinggi besar ditambah sejumlah pemain lokal yang bugar dan lebih vit. Atasi PSM, Bulter harus pertahankan 80 persen materi pemain saat hadapi Madura,” sarannya mengakhiri.(yek)