BERBAGI
Atlet IMI Tambah Jam Terbang
Ketua IMI Papua, Yan Mandenas saat di wawancarai di sela-sela acara IMI belum lama ini di Jayapura

JAYAPURA- Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua terus melakukan persiapan menuju Pekan Olahrahraga Nasional (PON) 2020 dengan mengirimkan Atletnya mengikuti kejuaraan Nasional maupun Iven-Iven dilaksanakan di Daerah.
Ketua IMI Papua Yan P. Mandenas mengatakan, dengan menerjunkan Atlet pada setiap Iven, maka jam terbang atau pengalaman dari pada Atlet itu sendiri dapat bertambah.

“Kita sudah persiapkan Atlet dengan mengikutkan mereka di Kejurda, Kejurnas bahkan kejuaraan yang dibuat oleh Club untuk menambah jam terbang mereka, baik Motor Cross dan Gastrack,” ungkap Yan Mandenas saat ditemui wartawan ,Jumat, (25/05) kemarin.
Yan mengatakan, satu hal yang perlu diperhatikan oleh KONI Papua adalah Atlet yang akan di persiapkan untuk memperkuat Papua pada PON 2020.
“Atlet yang dipersiapkan perkuat Papua, itu sudah harus dikontrak dari sekarang. Sehingga dalam proses dua tahun menjelang pelaksanaan PON 2020 TC sudah bisa dilakukan program rutin,” ujarnya.
Lanjutnya, anggaran yang ada, diharapkan dimaksimalkan untuk Treaning Center/ pemusatan latihan. Tidak digunakan untuk operasional Sekertariat KONI yang cukup tinggi, tapi harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk TC Atlet, termasuk Kontrak Atlet dan bukan IMI saja tetapi semua Pengprov Cabang Olahraga yang ada.
.“Hal itu dilakukan dengan tujuan agar Atlet yang telah di kontrak dapat lebih fokus dalam pemusatan latihan sesuai dengan jaminan yang diberikan kepada Atlet,” ungkap Yan Mandenas.
Yan mengungkapkan, kalau Atlet tersebut belum bisa di kontrak maka kemungkinan besar Atlet tersebut bisa saja pindah ke daerah lain, sehingga hal itu yang harus di antisipasi.(aan/pel)