BERBAGI
DOK YONIF PR 501 KOSTRAD FOR WONE Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Tengah Memeriksa Kesehatan Anak Didik PPA Cahaya Kasih di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Selasa (22/5).
DOK YONIF PR 501 KOSTRAD FOR WONE
Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Tengah Memeriksa Kesehatan Anak Didik PPA Cahaya Kasih di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Selasa (22/5).

JAYAPURA–Sebanyak 112 anak mendapat pelayanan kesehatan gratis yang digelar Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Para Raider 501 Kostrad di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cahaya Kasih, Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Selasa (22/5).

Komandan Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, Letkol Inf. Eko Antoni Chandra. L dalam siaran persnya mengatakan, ratusan anak ini merupakan anak didik dari PPA Cahaya Kasih yang berkisar usia 3 tahun hingga 18 tahun.

Pemeriksaan kesehatan, terang Eko, meliputi pendataan tinggi dan berat badan, pemeriksaan THT, dan pemberian vitamin anak. Selain pelayanan kesehatan itu, pihaknya juga memberikan pengobatan kepada anak yang sedang menderita sakit.

“Kami juga menerima para orang tua yang berkonsultasi seputar kesehatan anaknya,” terang Eko, Selasa.

Eko berpesan, kepada para orang tua agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan buah hatinya dan membiasakan pola hidup bersih. Tak hanya itu, ia pun menekankan kepada anak- anak agar menggunakan alas kaki saat bermain, dan membiasakan mencuci tangan sebelum makan.

“Peran orang tua sangatlah penting dan berpengaruh dalam menjaga kondisi kesehatan anak. Maka itu jaga dan perhatian kebiasan buah hatinya ketika bermain, sehingga dapat bertumbuh baik dan terhindar dari penyakit,” katanya.

Sementara itu, Koordinator PPA Cahaya Kasih, Reskianti Tarappa mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan program dari PPA Cahaya Kasih yang rutin dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Ia pun menyampaikan, terima kasih kepada pihak Satgas Pamtas Yonif Para Raider 501 Kostrad yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada anak didik PPA Cahaya Kasih. “Tadi sempat terjadi pemadaman listrik di wilayah Koya Timur, namun tidak menyurutkan antusuasi anak-anak maupun para orang tua yang ingin mendapat pelayanan kesehatan dari TNI,” katanya. (ful)