BERBAGI
DOK HUMAS POLRESTA FOR WONE  Gayus Ramandey, Korban Penikaman di Samping Hotel Delima, Entrop Tengah Menjalani Perawatan di RS Bhayangkara.
DOK HUMAS POLRESTA FOR WONE
Gayus Ramandey, Korban Penikaman di Samping Hotel Delima, Entrop Tengah Menjalani Perawatan di RS Bhayangkara.

JAYAPURA–Duel dua remaja belasan tahun yang terjadi di samping Hotel Delima, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, pada Sabtu (19/5) malam, ternyata dipicu persoalan sepele. Keduanya yang diketahui berinisial MY alias Edi (19) dan GR (17) terlibat saling tatap hingga beradu fisik.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polresta Iptu. Jahja Rumra, Senin (21/5) sore menegaskan, duel kedua remaja menyebabkan Gayus Ramandey alias GR kritis akibat mengalami luka tikam pada bagian perut kanan.

“Korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, sedangkan pelaku MY telah menyerahkan diri ke Mapolsek Jayapura Selatan usai menikam Gayus,” jelas Jahja, mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Utara ini.

Perkelahian antar keduanya, Jahja mengungkapkan, berawal saat Gayus yang ditengarai dalam kondisi pengaruh minuman keras berpapasan dengan MY di jalan masuk Terminal Lama Entrop, pada pukul 20.00 WIT.

Ketika itu, lanjutnya, Gayus membentak MY lantaran merasa tak hanya dipandangi oleh MY. Gayus pun memaki MY disusul melempar MY dengan menggunakan martelu hingga mengenai lampu sein sepeda motornya.

Dari kontak tersebut, sambung Jahja, ketegangan antar keduanya pun berlanjut. Gayus bergegas mengambil kapak di rumahnya, demikian pula MY mengambil badik di rumahnya dan menyimpannya dalam pinggang.

“Emosi keduanya sudah memuncak hingga bertemu di samping Hotel Delima dan beradu fisik. Gayus sempat mendorong MY hingga nyaris terjatuh dan spontan mencabut badik, lantas menusuk perut Gayus,” urai Jahja.

Jahja menegaskan, saat ini MY telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. “Pelaku sudah kami tahan di rumah tahanan Mapolsek Jayapura Selatan. Proses hukum masih berjalanan,” tegasnya.(ful/yek)