BERBAGI

Gubenur : Termasuk Provinsi

Kinerja Pemerintah KabupatenKota harus Dievaluasi
Penjabat Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo

JAYAPURA – Berdasarkan Putusan Kemendagri Tahun 2016, sejumlah Pemerintah Kabupaten dan Kota termasuk Pemerintah Papua memperoleh peringkat terendah se-Indonesia,  untuk itu Penjabat Gubernur Papua menegaskan, kinerja penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Pemprov haru di evaluasi.

“Ya, saya minta evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan, masa mau dapat kategori begitu terus termasuk Provinsi (yang mendapat rangking terendah). Harus cari tahu dimana pemasalahanya yang bisa menyebabkan rendahnya laporan kinerja pemerintahannya,” tegas Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, ketika dikonfirmasi usai melantik Asisten II Sekda Papua Bidang Perekonimian dan Kesra di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura, belum lama ini.

Oleh karena itu, Gubernur mengatakan, untuk meningkatkan peringkat kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dibutuhkan sinergitas, kebersamaan antara Provinsi dan setiap Kabupaten/Kota, juga antar SKPD, para Asisten, Staf Ahli dan ASN di Pemprov Papua, Pemkab dan Pemkot se-Papua.

“Kedepan harus bersinergi, membangun kembali, meningkatkan kinerja dan Tupoksinya masing masing. Sebenarnya hal itu kan gampang, tinggal mengisi parameter- parameter yang telah disediakan. Hanya saja memang terkadang diabaikan,” jelas Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini.

Dia mengatakan, ia mengharapkan di tahun 2019 mendatang, ada peningkatan kinerja penyelenggaaran pemerintahan daerah.

“Ini akan terus saya dorong. Jangan kita kerja, tapi lambat. Sebaliknya kita harus punya akselerasi dalam meningkatkan kinerja. Sebenarnya bukan karena kualitas SDM, tapi memang karena ada kemauan,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, berdasarkan Putusan Kementerian Dalam Negeri tahun 2016, Provinsi Papua  menduduki peringkat terendah dalam hal kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan skor 2.3086. Begitupula dengan 10 Kabupaten yang masuk dalam urutan 30 terendah dari 397 Kabupaten/Kota Se Indonesia

Sepuluh kabupaten tersebut antara lain, Kabupaten Paniai menjadi yang terendah dengan skor 1.0864 lalu Kabupaten Deiyai satu strip diatasnya dengan 1.2849. Kemudian Yahukimo, Puncak Jaya, Sarmi, Mamberamo Raya, Dogiyai, Lanny Jaya, Supiori, Nduga, Nabire, Mambramo Raya.

Hanya Kota Jayapura yang setidaknya menyelamatkan “wajah” Provinsi Papua dengan berada di urutan 56 dari 93 Kota secara nasional. Kota Jayapura mendapat skor 3.0224 yang bahkan berada diatas Kota Manado, Medan dan Bandar Lampung.(mdc/pel)