BERBAGI
SYAIFUL/WONE  Suasana Rakor Forkopimda Antisipasi Terorisme di Papua yang Gelar di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kamis (18/5).
SYAIFUL/WONE
Suasana Rakor Forkopimda Antisipasi Terorisme di Papua yang Gelar di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kamis (18/5).

JAYAPURA-Kepolisian Daerah Papua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat dalam rangka menyikapi serangan terorisme yang terjadi dalam sepekan terakhir di Indonesia.

Rakornis yang diinisiasi Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar ini dikemas dalam diskusi disambung buka puasa bersama. Rapat ini dihadiri Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI Purnawirawan Soedarmo, Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI George Elandus Supit dan para pimpinan instansi lainnya.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Boy Rafli Amar dalam sambutannya mengatakan, Rakor tersebut dimaksudkan untuk mengajak semua pihak bersatu melindungi Tanah Papua dari kelompok terorisme dan paham radikalisme.

“Aparat terdepan yang kita harapkan mulai dari RT/RW hingga kepala daerah.  Mudah-mudahan ada regulasi yang bisa dikonkritkan untuk menjadi sebuah Perda, kita minta dukungan dari semuanya,” kata Boy Rafli.

Kapolda mengharapkan, pemerintah daerah dan masyarakat serta para tokoh agama untuk membangun kekuatan sistem komunikasi dalam mencegah dan mendeteksi pergerakan terorisme. “Dengan membangun kekuatan sistem komunikasi aparat terdepan ini, yang pada akhirnya bisa  menjadi daya cegah dan daya tangkal unsur pemerintah dan masyarakat,” kata Boy Rafli.

Mantan Kepala Divisi Humas Polri ini memandang, peran tokoh agama cukup penting melakukan upaya deteksi pergerakan seperti ini. “Dari sisi kepolisian dan TNI, kita kerja sama di bidang operasi intelejen, sharing informasi pergerakkan yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Carateker Gubernur Papua Soedarmo mengungkapkan, pihaknya telah membuat radiogram kepada seluruh Kepala Daerah Kabupaten Kota di Papua agar memberdayakan semua komponen di wilayah masing-masing untuk melakukan deteksi dini terhadap aksi terorisme.

Mendagri sendiri, lanjut Soedarmo, sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran kepada Pemerintah Tingkat Provinsi hingga Kabupaten Kota terkait pencegahan aksi terorisme ini. Salah satu poinnya, yakni mensinergikan unsur Kesbangpol, Satpol PP dan Linmas untuk melakukan kegiatan pengawasan di Tingkat RT dan RW, termasuk melakukan pembentukkan gerakan sistem keamanan lingkungan.(ful/yek)