BERBAGI
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar saat mengecek kesiapan perlengkapan anggota satgas penanggulangan kejahatan jalanan.(Foto:Syaiful/Wone)

JAYAPURA – Kepolisian Daerah Papua tengah mengoptimalkan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kejahatan Jalanan, guna mengantisipasi ancaman teror selama bulan suci Ramadan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal kepada WONE di Mapolda Papua, Kamis (17/5) menuturkan, pihaknya telah mengerahkan 200 personil yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Kejahatan Jalanan.

Ratusan personil ini, lanjut Kamal, akan melakukan pengamanan secara mobile di tiga wilayah kabupaten yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom. “Biasanya mereka akan melakukan patroli selama 4 kali, pada bulan suci Ramadan  akan melakukan patroli 2 kali lipat,” katanya.

Soal pengamanan melekat di Masjid atau tempat ibadah yang digunakan umat muslim untuk melaksanakan tarawih, mantan Wapolresta Depok ini menyatakan merupakan tanggung jawab dari masing-masing Polres.

“Kami hanya memback up pengamanan melalui Satgas Penaggulangan Kejahatan Jalanan. Kalau pengaman di Masjid telah kami serahkan kepada para Kapolres,” terang Kamal.

Sejauh ini, Kamal menambahkan, pelaksanaan salat tarawih berjalan aman tanpa gangguan. Ia pun mengharapkan kelancaran tarawih selama bulan Ramadan akan terus berjalan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Sebagaimana diketahui, Kepolisian Daerah Papua telah membentuk Satuan Tugas (Tugas) Penanggulangan Kejahatan Jalanan dalam menyingkapi tingginya angka kriminalitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Juni 2018 mendatang.

Pembentukan Satgas Penanggulangan Kejahatan Jalan ini ditandai dengan pemakaian helm dan rompi terhadap dua orang perwakilan anggota Satgas oleh Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Taman Imbi Kota Jayapura, Selasa (27/3).

Satgas Penanggulangan Kejahatan Jalanan merupakan tulang punggung Polri diwilayah Polda Papua, dalam menghadapi aksi-aksi yang melibatkan massa. Satgas yang beranggotakan 200 personil akan melakukan patroli selama 24 jam dengan menggunakan sepeda motor dan dipersenjata senjata api. (ful/jog)