BERBAGI
TUMBUR/WONE Wabup Jayapura, Giri Wijayantoro saat menyampaikan sambutan pada Bimtek Perubahan Status Kampung menjadi Kampung Adat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Jayapura, Kamis (17/5).
TUMBUR/WONE
Wabup Jayapura, Giri Wijayantoro saat menyampaikan sambutan pada Bimtek Perubahan Status Kampung menjadi Kampung Adat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Jayapura, Kamis (17/5).

Dari Kampung Dinas ke Kampung Adat

SENTANI-Delapan kampung di Distrik Namblong akan berubah status dari kampung dinas menjadi kampung adat. Oleh karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai perubahan itu.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, Kepala Distrik Namblong, Budi P. Yokhu,S.STP serta kepala kampung, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Distrik Namblong di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Kamis (17/5)

Wabup Giri mengatakan, setelah Bimtek ini maka peserta akan ke Bali. Di Bali peserta akan mengunjungi kampung adat yang telah tertata rapi serta telah berjalan bertahun-tahun.

“Dari kunjungan ke Bali itu akan dicontoh mereka untuk diterapkan hal-hal baik di masing-masing kampung di Distrik Namblong. Hadirnya kampung menjadi suatu kekuatan yang kita miliki dengan tidak melupakan kearifan lokal di masing-masing daerah,” katanya.

Wabup Giri berpesan, kepada masyarakat agar tidak takut terhadap perubahan. Apalagi berubah status menjadi kampung adat sebab itu akan memajukan daerah seperti halnya di Bali.

Sekretaris DPMK Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra,S.Sos,M.PA mengatakan, regulasi perubahan status kampung dinas menjadi kampung adat sudah jelas dan itu tertuang dalam UU Dasar 1945 Pasal 18 bagian b dan UU No.6 bab ke-13 pasal 100 ayat 1 bahkan dalam Perda No.8 tahun 2016 tentang Kampung Adat.

“Dari 8 kampung di Distrik Namblong semua menginginkan agar kampungnya berubah status menjadi kampung adat. Tujuan supaya harkat dan martabat masyarakat di 8 Kampung itu tetap terjaga hingga ke generasi penerus,” katanya.(tom/yek)