BERBAGI
Dok Humas Polres Jayapura For Wone  Pertemuan antara para pelaku dengan korban terhadap kasus pengeroyokan di Kampung Kuipons, Distrik Nimboram yang dimediasi oleh Polsek Nimboran.
Dok Humas Polres Jayapura For Wone
Pertemuan antara para pelaku dengan korban terhadap kasus pengeroyokan di Kampung Kuipons, Distrik Nimboram yang dimediasi oleh Polsek Nimboran.

SENTANI-Kasus pengeroyokan yang terjadi di Kampung Kuipons, Distrik Nimboran akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang dilakukan oleh, Satuan Reskrim Polsek Nimboran, Selasa (15/5) kemarin.

Kapolsek Nimboran, Ipda. Andi Basuki Rachman,SH saat di konfirmasi mengatakan, pengeroyokan itu sendiri terjadi pada tanggal 16 April 2018 lalu di Kampung Kuipons, Distrik Nimboran yang dilakukan, YD dan YG dengan korban, Piter Sneider.

“Berdasarkan permintaan kedua belah pihak antara korban dan pelaku, kasus pengeroyokan tersebut diselesaikan melalui mediasi. Sehingga pihaknya melakukan mediasi dengan hasil bahwa pihak para pelaku meminta maaf kepada pihak korban dan bersedia mengganti rugi uang pengobatan kepada pihak korban sebesar Rp 3 juta serta pihak para pelaku maupun pihak korban tidak ada rasa dendam,” harapnya.

Kapolsek mengingatkan, kepada para pelaku apabila mengulangi tindak pidana yang sama atau pun tindak pidana yang lain kepada korban maupun orang lain maka para pelaku siap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.(tom/yek)