BERBAGI
Dok Humas Polres Jayapura For Wone  Polisi ketika membekuk bandar narkoba bersama barang buktinya di Jalan Pos 7 Sentani, Senin (14/5).
Dok Humas Polres Jayapura For Wone
Polisi ketika membekuk bandar narkoba bersama barang buktinya di Jalan Pos 7 Sentani, Senin (14/5).

SENTANI-Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Jayapura membekuk bandar narkoba di Jalan Pos 7 Bawah tepatnya di depan soto ayam lamongan Sentani, Senin (14/5) malam sekitar pukul 22.30 WIT. Bandar Narkoba tersebut berinisial AY (20).

Dari tangannya, Polisi menyita 7 bungkus kertas putih yang berisikan narkoba jenis daun ganja kering siap edar.

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Dean Mackbon melalui Kepala Satuan Narkoba Polres Jayapura, Iptu. Najamudin,S.Sos saat di konfirmasi membenarkan penangkapan itu.

Najamudin menjelaskan, ditangkap AS awalnya tim Opsnal memantau pelaku kurang lebih 1 jam kemudian setelah pelaku tiba di TKP, pihaknya langsung menemuinya dengan cara menyamar sebagai pembeli. Setelah itu barang bukti dikeluarkan kemudian pelaku dibekuk.

“Kepada Petugas, pelaku mengaku bahwa dia masih menyimpan barang bukti lainnya di rumah yang beralamat di BTN Bintang Timur Sentani,” terangnya.

Berdasarkan informasi itu, kata Najamudin, Polisi menuju rumahnya kemudian melakukan penggeledahan dan ditemukan 2 bungkus kertas putih berisikan narkoba jenis daun ganja kering yang disimpan di dalam kaleng surya serta di dalam tas warna merah berisikan 1 bungkus plastik sedang yang berisikan narkoba jenis daun ganja kering.

Najamudin mengungkapkan, untuk barang bukti yang diamankan semua diantaranya 9 paket kertas putih berisikan daun ganja narkoba jenis ganja, 1 plastik bening ukuran sedang berisikan narkoba jenis daun ganja kering, 1 buah HP merek Nokia warna putih, 1 buah HP merek Samsung, 1 tas warna merah bertuliskan portugal dan 1 buah kaleng surya.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan di Polres Jayapura dan pelaku akan dijerat dengan Pasal 111 Ayat 1 dan Pasal 127 Ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 dengan anacaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” tegasnya.(tom/yek)