BERBAGI
TUMBUR/WONE  Aparat gabungan saat memeriksa surat-surat kendaraan kepada pengemudi sepeda motor dalam razia di depan lapangan Theys H. Eluay, Selasa (15/5).
TUMBUR/WONE
Aparat gabungan saat memeriksa surat-surat kendaraan kepada pengemudi sepeda motor dalam razia di depan lapangan Theys H. Eluay, Selasa (15/5).

SENTANI-Ratusan kendaraan roda dua diamankan dalam razia yang dilakukan aparat gabungan di depan Lapangan Theys H. Eluay, Selasa (15/5). Razia ini diikuti personil Polisi, TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura dan dipimpin Kabag Ops Polres Jayapura, AKP. Robert Hitipeuw,SH.

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Dean Mackbon saat ditemui wartawan di lokasi razia mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini untuk menciptakan situasi Kamtibmas agar lebih kondusif terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan yang sebentar lagi dirayakan umat muslim.

“Razia ini juga bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pengemudi sepeda motor yang tidak memiliki surat-surat kendaraannya pada waktu berkemudi di jalan raya termasuk juga menertibkan orang-orang mabuk pada saat berkemudi,” katanya.

Kapolres mengatakan, razia ini tak akan berhenti di sini saja sebab beberapa waktu ke depan akan dilaksanakan juga razia Ketupat. Dalam razia itu sama seperti razia yang sebelumnya yakni, menertibkan sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas di jalan raya serta membawa Miras, Narkoba, Mabuk dan Premanisme.

“Sebelum, razia Ketupat dilaksanakan dalam minggu ini juga akan dilaksanakan razia preman di sekitar Kota Sentani. Bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat terlebih masyarakat muslim yang akan melaksanakan puasa,” katanya.

Untuk razia preman, Kapolres mengatakan, setiap hari akan digelar dan itu beranggotakan sekitar 20 personil Polisi yang dibagi dalam beberapa regu dan wilayah kerja di sekitar Kota Sentani.

“Bagi masyarakat yang merasa tidak nyaman terhadap aksi preman bisa memberitahukan kepada pihak Polisi terdekat di lingkungan tempat tinggalnya,” pesannya.

Untuk hasil razia, Kapolres mengungkapkan, Sekitar ratusan motor terjaring dan itu umumnya yang tak memiliki surat-surat kendaraan. “Jumlahnya masih direkap petugas Polisi Satuan Lalu Lintas,” tutupnya.(tom/yek)