BERBAGI
Suasana di Mall Saga Abepura, Senin (145). (Foto:Sunario/Wone)

JAYAPURA – Menjelang Bulan Suci Ramadan yang tinggal dua hari lagi, sejak 4 hari belakangan ini aktivitas masyarakat yang datang berbelanja di semua Swalayan Saga Group mengalami peningkatan hingga 10 persen dari hari biasanya. Kondisi itu juga, diperkirakan akan lebih tinggi lagi hingga menjelang hari H.

General Manager Saga Group, Haris Manuputty mengungkapkan, beberapa jenis produk yang biasa dicari masyarakat itu adalah kurma, ayam potong, bumbu-bumbu dapur, bawang putih, bawang merah, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya yang biasa digunakan untuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur.

“Dari kacamata yang kita lihat saat ini, alasan masyarakat mulai melakukan pembelian kebutuhan itu dikarenakan mereka khawatir semua jenis bapok itu akan mulai mengalami kenaikan harga. Padahal di semua Saga Group, khususnya bawang putih dan bawang merah itu kita menyediakan harga spesial, yang mana harganya jauh di bawah harga yang ada di pasar tradisional,” ujar Haris kepada Wone, Senin (14/5).

Haris pun meyakinkan masyarakat, bahwa semua komoditas bapok dan pertanian itu, khususnya di Saga Group, hal itu tidak akan mengalami kenaikan harga. Dan ketika nantinya beberapa komoditas juga harus mengalami kenaikan, pihaknya memastikan bahwa harga yang ada itu tidak serta merta mengalami kenaikan yang terlalu signifikan.

“Selain itu, saat ini permintaan akan beras dan sirup juga sudah mengalami peningkatan permintaan. Khusus beras, banyak masyarakat lebih memilih yang ukuran 5 Kg dan 10 Kg. Sedangkan untuk sirup, permintaannya tidak terlalu besar, akan tetapi sudah mulai meningkat. Dan untuk gula pasir, hingga saat ini posisinya masih sebatas normal saja,” ungkap Haris.

Ditambahkan Haris, selain daya beli masyarakat yang sudah mengalami peningkatan, tingkat okupansi (kunjungan) di semua swalayan Saga Group itu juga sudah mulai mengalami peningkatan, yang sangat berbeda dari hari biasanya. Dan melihat mulai tingginya tingkat okupansi dan permintaan itu, pihaknya pun memastikan bahwa stok barang yang disediakannya berada pada posisi aman.

“Kita sudah bekerjasama dengan semua prinsipal dan distributor untuk semua pengadaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa dan Idul Fitri ini. Selain  itu, Bulog juga telah menyatakan kesiapannya akan stok beras yang saat ini berada pada posisi aman. Jadi dapat dipastikan untuk kemungkinan adanya kenaikan harga itu sangat kecil,” pungkasnya. (sun/man)