BERBAGI
Kondisi di Lapas Wamena usai terjadinya bentrok sesama Napi. (Foto:Itlay/Wone)

WAMENA – Kodim 1702/Jayawijaya mendukung penuh rencana penambahan pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Wamena. Hal itu diungkapkan oleh Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Lukas Sadipun saat ditemui di Wamena, pekan kemarin.
Pihaknya siap untuk melakukan pengamanan di Lapas tersebut hanya saja harus ada surat  permintaan kepada Pangdam XVII/Cenderawasih.
“Kami memang menunggu surat permintaan, dengan adanya surat permintaan itu sebagai dasar kami. Untuk melaporkan kepada pimpinan kami, baik dari TNI maupun kepolisian untuk membantu pelaksanaan pengamanan,” ujarnya.
Dia melihat, memang dari sisi jumlah petugas di Lapas Wamena sangat sedikit sehingga perlu dilihat bersama. “Sebenarnya banyak aspek yang bisa dikorek ke dalam,” lanjutnya.
Lukas berharap ke depan tidak terjadi masalah lagi, sebab di Lapas Wamena sudah sering tahanan atau narapidana yang kabur. Sebab, sebelum 14 orang melarikan diri, beberapa bulan lalu ada 1 yang kabur.
Dandim juga mengimbau kepada keluarga para tahanan yang kabur agar dapat menginformasikan atau menyerahkan mereka kembali. Sebab, menurutnya, mereka dibina di Lapas untuk hidup dengan baik.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Iwan Santoso mengungkapkan, pihaknya telah melakukan Koordinasi dengan Polda Papua dan Polres Jayawijaya sehingga kedepan baik TNI maupun polisi ikut membangun pos di Lapas.(lay/man)