BERBAGI
Siswa SD Banti bersiap melaksanakan Ujian Susulan di SD YPJ didampingi guru, Senin (7/5).(Foto:Humas Polda Papua for Wone)

JAYAPURA – Aksi pembakaran fasilitas pendidikan di Wa’a Banti, Distrik Tembagapura oleh Kelompok Kriminal Bersenjata, tampaknya tidak menyurutkan semangat ratusan anak di Banti dan lima kampung lainnya untuk mengejar ilmu.

Salah satu buktinya dalam pelaksanaan ujian susulan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) Inpres Wa’a Banti di YPJ Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (7/5) pagi.

Pelaksanaan ujian diawasi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Jenny O.Usmani, S.Pd, M.Pd, Kasie Kurikulum SD Roma Panjaitan, S.Pd dan Kepala Sekolah SMP Wa’a Banti Markus.

Tak hanya itu,  Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto, SH, SIK terjun langsung mengamankan jalannya ujian susulan bersama Kanit Patroli Aipda Trijoko dan Kanit Binmas Aiptu Fitra serta tiga anggotanya.

Ujian susulan tersebut diikuti delapan siswa, yang terdiri dari empat siswa SMP dan empat siswa SD di Banti. Keempat siswa SMP tersebut yakni, Anianus Omabak, Pelajar Kampung Opitawak, Demianus Alom, Pelajar dari Kampung Kimbeli, Demi Alom, Pelajar dari Kampung Kimbeli, Ronald Alom, Pelajar dari Kampung Kimbeli.

Sementara empat siswa SD tersebut yakni, Korona Magal dan Supina Aim, pelajar dari Kampung Banti 1. Kemudna Solona Magal dan Seli Mentegau, pelajar  dari Kampung Opitawak.

Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto saat dihubungi, Senin (7/5) mengatakan, pengamanan ujian susulan dilakukan secara ketat, baik berjaga di kelas juga berpatroli di sekitar gedung yang digunakan untuk ujian.  “Ujian susulan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 7 sampai 9 Mei,” kata Hermanto.

Dari 26 siswa SMP yang terdaftar mengikuti ujian susulan, jelas Hermanto, hanya empat siswa hadir mengikuti ujian. Demikian pula untuk ujian tingkat SD, dari 12 siswa, hanya empat siswa yang mengikuti ujian.

Menurut Hermanto, para siswa lainnya tidak mengikuti ujian susulan, karena masih berada di Timika. Namun pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika telah memberikan kebijakan kepada siswa tersebut untuk mengikuti ujian susulan pada keesokan harinya, Selasa (8/5).

Dalam pelaksanaan ujian, Hermanto menerangkan, para siswa dijemput oleh aparat dari Kampung masing-masiing menggunakan mobil yang telah disiapkan oleh Polsek Tembagapura menuju Sekolah YPJ Tembagapura di Mile 68.

Hermanto mengklaim situasi di Tembagapura aman dan kondusif. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengamanan di Terminal guna mengantisipasi masuknya warga non karyawan ke area Tambang Emas Freeport. (ful/jog/@dv)