BERBAGI
Ibu-ibu di Distrik Angkaisera saat mengikuti pelatihan pembuatan kerupuk yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (8/5).(Foto:Herman/Wone)

SERUI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melakukan pelatihan pembuatan kerupuk ikan (amplang) kepada ibu-ibu rumah tangga (IRT) yang ada di Distrik Angkaisera, selama dua hari, mulai hari Senin (7/5) hingga Selasa (8/5) kemarin.

Kegiatan yang dilakukan di Kantor Distrik Angkaisera ini dihadiri oleh Kadis PPPA yang diwakili oleh Kabid Peningkatan Hidup Perempuan dan Keluarga, Yemima Wariori,S.Sos.

Dalam sambutannya, KabidĀ  Peningkatan Hidup Perempuan dan Keluarga mengatakan secara khusus banyak penduduk Kabupaten Kepulauan Yapen yang tinggal di pantai, maka pihaknya membuat kegiatan pelatihan membuat kerupuk dengan bahan dasar ikan, karena Serui terkenal dengan penghasil ikan yang banyak.

Ia menambahkan bahwa dengan pelatihan ini para ibu-ibu bisa menambah penghasilan ekonomi sehari-hari. “Dengan kegiatan ini para ibu-ibu bisa lebih mengetahui bagaimana cara membuat kerupuk dari bahan dasar ikan, dan juga bisa dijadikan bisnis untuk menghasilkan penghasilan rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Minahen Begin Wainggai selaku Seksi Pelayanan Umum di Distrik Angkaisera mengucapkan terima kepada DPPPA yang telah melakukan pelatihan ini.

“Kegiatan ini sangat penting dan sangat bermanfaat bagi warga karena jarang ada pelatihan seperti ini, khususnya di Distrik Angkaisera. Apalagi distrik ini banyak menghasilkan ikan segar,” ucapnya.

Yemima Wariori menjelaskan kegiatan ini baru yang pertama dilakukan dan Angkaisera menjadi tempat pertama dilakukan pelatihan ini.

“Jadi kita akan melakukan pelatihan ini di 8 distrik yang ada di Kepulauan Yapen, dan tetap menggunakan bahan dasar ikan karena ikan sangat mengandung gizi dan ikan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ikan tengiri,” jelasnya.

Ibu Dina Aninam sebagai peserta pelatihan ini mengaku sangat senang, karena bisa mendapatkan pegetahuan tentang cara membuat kerupuk dari ikan.

“Kita ibu-ibu sangat senang dan terima kasih karena mau datang mengajar kita di sini, dan apa yang kita kurang tahu jadi tahu dan juga saya akan mencobanya di rumah untuk saya jual ke masyarakat, tuturnya.(her/man)