BERBAGI

JAYAPURA – Sesuai dengan instruksi Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano MM terkait wajib bagi OPD dilingkup Kota Jayapura untuk melaksanakan inovasi, maka Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota menunjukan hasil inovasinya yaitu, dengan mempersentasikan bantuan yang pernah diberikan kepada pelaku usaha di Kota Jayapura seperti Industri,  Koperasi dan UMKM.

“Inovasi ini menyangkut penyerahan bantuan yang sudah kami berikan kepada pelaku usaha industri, pelaku usaha UMKM dan beberapa Koperasi yang tergabung didalam program Koperasi Pemkot,” kata Robert L. N. Awi, saat ditemui wartawan di Kantor Balai Kota, Kamis, (3/5).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, menjelaskan, setelah mereka diberikan pelatihan dan diberikan bantuan peralatan serta modal kerja, maka sekarang pihaknya terus melakukan pendampingan.

“Setiap bulan kami minta kepada tenaga pendamping industri, pendamping koperasi maupun pendamping UKM untuk mempersentasikan hasil pendampingan mereka dilapangan, apakah ada kendala atau tidak. Dalam pendampingan ini akan dilakukan selama tiga tahun,” ungkapnya.

Lanjutnya, ia mengatakan melalui kegiatan persentasi inilah kami bisa memantau apakah pendampingan tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha mereka atau tidak.

Selain itu mereka diwajibkan setiap minggu menyusun laporan progres dari usaha-usaha yang mereka dampingi. Kami harapkan kegiatan seperti ini bisa berjalan selama tiga tahun kedepan dan pada saat nanti mereka sudah bisa mandiri.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan inovasi layanan yang ia berikan kepada para pelaku usaha di Kota Jayapura dan ia memastikan setiap satu bulan para pendamping akan melaporkan kemajuan dari pendampingan tersebut.(fid/pel)