BERBAGI
Personel Polres Jayawijaya mengamankan barang bukti minuman lokal (Milo) yang diproduksi di Wamena, belum lama ini.

WAMENA – Minuman keras (miras) menjadi biang dari semua persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Bahkan, tak sedikit nyawa melayang karena minuman keras. Kondisi ini harus menjadi perhatian semua komponen masyarakat agar sama-sama memerangi Miras, narkoba dan lainnya.

Demikian harapan Solidaritas Pemberantasan Miras dan Narkoba Jayawijaya yang dipimpin Theo Hesegem. Saat ini, solidaritas ini sedang mengajak semua komponen masyarakat, baik penegak hukum maupun masyarakat akar rumput agar sama-sama memberantas miras, dan narkoba yang mulai meresahkan masyarakat.

Ketua Solidaritas Pemberantasan Miras dan Narkoba Jayawijaya, Theo Hesegem mengajak semua masyarakat di Jayawijaya untuk menyelamatkan umat Tuhan atau sesama yang sedang dalam berbagai masalah termasuk miras yang kini meresahkan masyarakat.

“Setiap umat Tuhan yang mengetahui tempat-tempat agen minuman keras bisa melaporkan kepada Solidaritas pemberantas Anti Miras dan Narkoba,” ujar saat menghadiri ibadah di Gereja Baptis Wamena, Jayawijaya.

Menurutnya, bila setiap orang melaporkan satu titik tempat produksi minuman lokal/ tempat penjualan Miras maka sama saja menyelamatkan 1000 orang, dan bila dua titik maka 2000 nyawa akan terselamatkan dari minuman keras.

Bahkan, Theo juga meminta kepada masyarakat tidak takut melaporkan aktivitas penjualan Miras yang dilakukan oleh oknum aparat.  “Apabila ada jemaat yang sempat menemukan oknum aparat yang terlibat dalam penjualan miras untuk segera melaporkan kepada Solidaritas Pemberantasan Miras dan Narkoba Kabupaten  Jayawijaya,” katanya.

Bila pihaknya mendapatkan laporan/pengaduan masyarakat maka akan langsung ditindaklanjuti ke tingkat pimpinan baik Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih.

Hesegem mengatakan, saat ini tugu salib telah ditancapkan di jantung Wamena, Jayawijaya. Dia berharap, salib ini tidak dilihat sebagai simbol, namun harus disertai dengan tindakan-tindakan untuk menyelamatkan umat Tuhan dari semua penyakit sosial seperti miras, narkoba, togel, dan aibon.

“Salib tidak hanya sebagai lambang tetapi penyakit-penyakit sosial seperti minuman keras, togel, judi adu ayam, aibon harus dikasih bersih,” pungkasnya.(lay/man)