BERBAGI
Suasana sosialisasi yang dilakukan oleh Telkomsel di Taman Imbi Kota Jayapura.

JAYAPURA – Manajemen Telkomsel Wilayah Operasional Area Papua Maluku Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) beserta seluruh karyawannya berinisiatif membantu secara langsung pelanggan prabayar Telkomsel yang belum sempat melakukan proses registrasi kartu prabayar di sejumlah wilayah di area Pamasuka, seperti Makassar, Balikpapan, Jayapura, Sampit dan beberapa kota lainnya.

Kegiatan tersebut dikemas dengan menggelar sesi sosialisasi dan kunjungan langsung yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara lebih mendalam kepada pelanggan mengenai aturan tersebut, serta menghadirkan kemudahan bagi pelanggan yang belum memiliki waktu luang yang cukup untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar.

“Pemilihan lokasi kunjungan ini menyasar kepada pelanggan yang ada di sejumlah titik keramaian seperti Kampus, pemukiman padat, pasar tradisional, perkantoran hingga kawasan  rest Area. Telkomsel tetap menunjukan komintmennya untuk selalu comply dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, selain konsisten memberikan informasi dan edukasi melalui beragam akses yang ada serta menyiapkan sistem yang memadai agar pelanggan dapat nyaman melakukan proses registrasi data pelanggan,” ujar General Manager Regional Papua Maluku, Ismu Widodo kepada Wone, Senin (2/4).

Dalam kegiatan tersebut, manajemen Telkomsel Area Pamasuka  bersama dengan seluruh karyawan terlibat langsung untuk hadir di tengah masyarakat untuk mendorong penetrasi sosialisasi aturan registrasi ulang kartu prabayar secara lebih meluas dan merata serta melayani pelanggan langsung yang membutuhkan informasi maupun pendampingan dalam melakukan registrasi data pelanggan.

“Melalui kegiatan ini, Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar.  Registrasi nomor prabayar sangat bermanfaat dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi pelanggan, terutama dalam memberikan perlindungan kepada pelanggan agar terhindar dari tindakan kejahatan dan aksi-aksi penyalahgunaan layanan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Wismu.

Kewajiban registrasi pelanggan prabayar  sendiri merupakan kebijakan resmi pemerintah yang tertuang melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang registrasi pelanggan jasa layanan telekomunikasi. Pelanggan wajib melakukan registrasi nomor prabayarnya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP elektronik atau Kartu Keluarga (KK) dan nomor KK. (sun/man)