BERBAGI

 

Penjabat Sementara Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soerdarmo, didampingi Sekda Papua TEA Hery Dosinaen, SIP, MKP dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Prof. DR. Sudan Arif Fakrulloh, SH, MH menabuh Tifa, ketika membuka Rapat Kerja Percepatan Penyelesaian Perekaman KTP-e dan Bimbingan Teknis Administrator Database (ADB) Papua di Hotel Aston, Jayapura, Selasa, (27/3).

JAYAPURA – Penjabat Sementara Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soerdarmo mengintruksikan para Bupati dan Walikota se-Papua untuk segerah mempercepat perekaman e-KTP.

“Saya minta Ibu Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil membuat surat instruksi keseluruh Kabupaten/Kota, intinya adalah mendorong  para Bupati danWalikota mempercepat pelaksanaan perekaman e-KTP. Jadi jangan menunggu. Waktu makin Hari makin singkat,” tegas Penjabat Sementara Gubernur  ketika membuka Rapat Kerja Percepatan Penyelesaian Perekaman  e-KTP dan Bimbingan Teknis Administrator  Database (ADB) Provinsi Papua di Hotel Aston, Jayapura, Selasa (27/3).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Prof. DR. Sudan Arif Fakrulloh, SH, MH, Sekda Papua TEA Hery Dosinaen, SIP, MKP,  Walikota Jayapura DR. Benhur Tommy Mano, MM, Bupati Mamberamo Raya Dorinus Dasinapa,  Sekda Jayapura Drs. Yery F Dien, Kepala  Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Papua Ribka Haluk serta para Kepala Dinas Sosial,  Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten/Kota se-Papua dan Staf.

Kegiatan tersebut mengusung Tema, Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Menuju Sukses Pilkada Serentak  2018 dan Pemilu 2019.

Penjabat Gubernur Soerdarmo mengatakan, kegiatan ini digelar,  lantaran  hingga kini total perekaman e-KTP di Papua baru mencapai 36 persen atau masuk kategori  terendah.

Gubernur Soerdarmo mengatakan, dari 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua yang melaksanakan perekaman e-KTP, Kota Jayapura menduduki angka tertinggi yang sudah melakukan perekaman e-KTP. Sedangkan di tingkat terendah Kabupaten Paniai.

Gubernur mengutarakan,  kegiatan ini sangat strategis untuk mendukung even nasional khususnya didalam pencapaian perekaman atau kepemilikan KTP elektronik secaraa nasional.

”Kita harapkan sebelum 27 Juni 2018 ini perekaman e-KTP sudah bisa mencapai 100 persen,”  katanya.

Kepada Kepala Dinas Sosial, Catatan Sipil dan Kependudukan Papua, Gubernur minta  proaktif dalam menjalankan perekaman  e-KTP ini. “Kalau bisa melakukan jemput bola datang ke Kampung, Distrik dan bagi Bupati dan Walikota  yang tidak menjalankan perekaman e-KTP segera diberikan teguran,” tegas Gubernur.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya  minta agar Raker ini bisa dilakukan lagi akhir bulan April untuk mengevaluasi setiap pergerakan perekaman e-KTP.

Ia mengatakan, perekaman e– KTP ini penting untuk mengetahui jumlah   penduduk yang ada di Papua, dan melihat real sesungguhnya yang ada disetiap Kabupaten/Kota. Untuk itu sisa waktu delapan bulan ini Dukcapil harus  mempercepat perekaman e-KTP.

Dan bagi Daerah yang melaporkan kerusakan alat perekaman e-KTP, ucapnya, lantaran ada oknum yang mencuri dan lainnya, agar segerah melakukan pengadaan alat perekaman e-KTP, yang bersifatnya mobile untuk mendatangi masyarakat.

”Banyak masalah yang dihadapi di Papua. Meski begitu ini adalah tugas dari para Bupati dan Walikota dan elemen masyarakat  untuk mensosialisasikan perekaman e- KTP “ terang dia.

Sementara itu, Ribka Haluk mengatakan dengan adanya kegiatan ini dikarenakan saat ini semester ke 2, Provinsi Papua baru mencapai 36 persen, dan dikategorikan masih sangat rendah. Untuk  meningkatkan pengetahuan petugas adminitrator mengenai database terhadap aplikasi E- KTP, diharapkan adanya kesepakatan bersama antara Gubernur Papua dan para Bupati dan Walikota, untuk mempercepat penyelesaian perekaman e- KTP. (mdc/pel)