BERBAGI

JAYAPURA – Banyaknya keluhan masyarakat akibat terjadi pemadaman listrik secara bergilir di Kota Jayapura dan sekitarnya di tengah surplusnya daya saat ini mendapat tanggapan dari Manajer PLN Area Jayapura, John S. Yarangga.

John menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi itu merupakan salah satu pemadaman yang terencana, yang artinya pemadaman tersebut bukan berasal dari penulang, akan tetapi karena adanya pemasangan peralatan jaringan di LBS (Load Break Switch) atau yang biasa disebut Swich pemutus beban.

“Sebagai contoh, ketika kita mematikan sistem yang ada di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Yarmokh, maka secara otomatis mulai dari PLTD Yarmokh tersebut hingga lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Jayapura Utara juga akan ikut padam. Dan dengan adanya pemasangan LBS di beberapa titik saat ini, maka nantinya yang akan padam itu hanya akan ada di beberapa titik saja, atau tidak secara keseluhan,” ujar John ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (23/3).

Dikatakannya, selain adanya pemadaman berencana tersebut, beberapa sistem jaringan yang ada saat ini di Kota Jayapura dan sekitarnya juga saat ini perlu dilakukan suatu pemeliharaan, artinya semua jaringan (kabel) yang dilalui oleh Tegangan Menengah (TM), pihak PLN perlu melihat kondisi kabel tersebut, apakah masih sesuai dengan sisi kestandaran. Yang diharapkan dengan hal itu, tidak membahayakan para pengguna jalan atau masyarakat yang melintas di jalan raya bila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita perlu melakukan penggantian kabel yang sudah tidak layak lagi, sehingga masyarakat dalam melakukan semua aktivitasnya merasa nyaman dan aman. Selain itu, saat ini juga kita lagi mengerjakan beberapa pokok masalah external seperti adanya gangguan karena faktor alam dan juga kita lagi melakukan penebangan beberapa pohon yang kita anggap mengganggu sistem jaringan kita,” jelasnya.

Dengan masih adanya pedalaman bergilir tersebut, pihaknya telah memintaa maaf atas adanya ketidaknyamanan yang terjadi tersebut. Pihaknya juga masih akan tetap melakukan pemeliharaan di beberapa tempat tertentu yang ada di Kota Jayapura dan sekitarnya. (sun/man)