BERBAGI
Iptu. Jahja Rumra

JAYAPURA-Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota menetapkan EL, pemuda asal Vanimo, Papua Nugini sebagai tersangka kepemilikan 28 paket ganja di Pasar Perbatasan Indonesia, pada Sabtu (24/3).

Dalam kasus ini pemuda berusia 22 tahun dijerat Pasal berlapis yakni Pasal 111 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. Hal ini ditegaskan Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu. Jahja Rumra, Senin (26/3) kemarin.

Jahja mengemukakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka, guna mengungkap jaringan peredaran ganja di wilayah Perbatasan RI-PNG. “Kami sudah ambil sampel urine tersangka untuk dicek lebih lanjut, apakah menggunakan narkoba atau tidak,” terangnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Utara ini memaparkan, tertangkapnya El berawal dari kecurigaan aparat keamanan Polri dan TNI yang melaksanakan patroli gabungan di seputar Pasar Perbatasan Indonesia, pukul 12.00 WIT.

Dalam pemeriksaan badan, aparat mendapati 28 paket ganja yang disimpan dalam plastik bening ukuran sedang. Tak hanya itu, aparat juga menemukan 6 linting ganja siap pakai dari tangan tersangka EL.

“Awalnya aparat mencurigai gerak-gerik pelaku yang berdiri di salah satu ruko di sekitar Pasar Perbatasan, nah saat pemeriksaan ditemukan ganja, sehinga langsung diamankan,” tambah Jahja Rumra.(ful/yek)