BERBAGI
Panitia Pantukhir Mengecek Jasmani Calon Tamtama PT TNI AD Gelombang 1 dalam Sidang di Rindam XVII/Cenderawasih.

JAYAPURA-Panitia Penentuan Terakhir (Pantukhir) Pemilihan Calon Tamtama PK TNI AD gelombang 1 tahun 2018 meluluskan 19 orang dari 39 Putra Daerah (Orang Asli Papua) yang mengikuti sidang Pantukhir di Rindam XVII/Cenderawasih, Jumat (23/3).

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI. I Nyoman Cantiasa usai memimpin sidang Pantukhir menyatakan, sidang Pantukhir Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun 2018 khusus Sumber Pedalaman Subpanpus Jayapura adalah proses memilih calon yang memenuhi syarat.

19 Putra Daerah ini dinyatakan lulus, lanjut Nyoman Cantiasa, berdasarkan hasil seleksi dan pemeriksaan yang meliputi aspek administrasi, jasmani, kesehatan, psikologi dan mental ideologi serta kesehatan jiwa.

Ia pun mengharapkan, sidang ini hendaknya dapat menjaring putra asli daerah Papua untuk menjadi prajurit tanpa mengabaikan persyaratan standar yang telah ditentukan, sebagai rangkaian akhir dari sebuah proses penerimaan sehingga diperlukan kecermatan dalam pelaksanaannya.

“Melihat sebanyak-banyaknya tingkat kecakapan, penampilan, kepandaian ilmu pengetahuan, kepribadian, tanggap, tanggon dan trengginasnya dari seorang calon prajurit sebagai kriteria pilihan utama dari panitia dalam merekrut prajurit TNI AD yang berkualitas,” tuturnya.

Ia menginginkan, melalui proses seleksi ini, maka tidak ada calon prajurit yang disersi maupun sakit berat, sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikan yang diakibatkan oleh proses penyeleksian kurang optimal.

“Tanggung jawab moral yang sangat berat tersebut bukan hanya dari TNI selaku institusi yang memberikan tugas tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, juga untuk menepis adanya tudingan miring yang menganggap bahwa masuk atau menjadi anggota TNI harus membayar sejumlah uang,” tutupnya.(ful/yek)