BERBAGI

Telan Anggaran Pembangunan Rp.1,3 Triliun, Masyarakat Papua Ketiban Rezeki  “durian runtuh” dengan adanya pembangunan Mega Proyek Lapangan Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan Sentani, Kabupaten Jayapura

JAYAPURA – Setiap pembangunan mengatasnakan pembangunan untuk rakyat, karena memang pembangunan apa saja memakai uang rakyat. Dari rakyat kembali ke rakyat.

Masyarakat Papua seperti mendapat “rezeki durian” runtuh. Betapa tidak? Selama puluhan tahun berintegrasi bersama NKRI, kini masyarakat memperoleh pembangunan mega proyek, dengan nama Stadion Papua Bangkit.

Dalam pembangunan stadion di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, menelan anggaran kurang lebih sekitar Rp.1,3 Triliun.

Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno saat meninjau langsung pembangunan stadion Papua Bangkit bersaja jajaran Pemprov Papua mengatakan, Papua mendapat rezeki dengan dibangunnya sarana Olahraga sebagai pendukung pelaksanaan PON XX 2020 mendatang.

“Selain pembangunan lapangan Papua Bangkit, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan membangun lima Venue PON di Papua yang dikerjakan mulai tahun ini. Kelima venue itu adalah aquatik, lapangan hockey Indoor, Istora Papua Bangkit, kriket dan kolam renang,” rinci Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno.

Ia berharap, seluruh pembangunan venue PON XX sudah selesai di Tahun 2019, dan langsung dilakukan uji coba.  Selain itu, Suwarno berharap, Pemerintah Provinsi Papua dapat menyelesaikan masalah hak ulayat dengan masyarakat adat. Karena kementeran PUPR akan membangun venue jika masalah tanah sudah tuntas.

“Permasalahan tanah sangatlah krusial sehingga menjadi salah satu hambatan, tapi saya yakin Pemprov Papua bisa menyelesaikannya,”tutupnya. (aan/pel)